<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Kenapa Saya Menolak Kampanye Kondom?</title>
	<atom:link href="http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/</link>
	<description>journeys, books, and films</description>
	<lastBuildDate>Mon, 14 Dec 2009 23:36:22 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: eemoo</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-10821</link>
		<dc:creator>eemoo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 01:09:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-10821</guid>
		<description>Kampanye anti AIDS banyak ragamnya sesuai dengan target kampanye...kalau targetnya adalah para kaum free sex maka kampamye kondom bisa diterima, tetapi kalau di pesantren ya gak bakalan masuk....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kampanye anti AIDS banyak ragamnya sesuai dengan target kampanye&#8230;kalau targetnya adalah para kaum free sex maka kampamye kondom bisa diterima, tetapi kalau di pesantren ya gak bakalan masuk&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rIVAL</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-2228</link>
		<dc:creator>rIVAL</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2008 13:07:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-2228</guid>
		<description>ngasih komennya telat nih...
tapi karena emang seru nih topiknya jadi pengen nimbrung.

gw setuju banget ma lo!

ohya, gw baca artikel lo... tadi gw sempet baca sejarah about kondom dulu.
disitu disebutin bahawa kondom awalanya memang dibuat untuk mencegah penularan penyakit.
tapi seiring perkembangan jaman, kondom itu berganti istilah jadi &quot;alat pencegah  kehamilan&quot;!
tau kan? dalam kondom tu kan ada cairan yg bisa membunuh sperma.
nah kalo misalnya da kampanye kondom...
ya jelas lah kampanye itu berarti melegalkan freesex.
&quot;gpp deh kamu melakukan sex  diluar nikah, ato ganti2 pasanga... tapi inget ya?! kamu haru pake KONDOM!&quot;
oops!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ngasih komennya telat nih&#8230;<br />
tapi karena emang seru nih topiknya jadi pengen nimbrung.</p>
<p>gw setuju banget ma lo!</p>
<p>ohya, gw baca artikel lo&#8230; tadi gw sempet baca sejarah about kondom dulu.<br />
disitu disebutin bahawa kondom awalanya memang dibuat untuk mencegah penularan penyakit.<br />
tapi seiring perkembangan jaman, kondom itu berganti istilah jadi &#8220;alat pencegah  kehamilan&#8221;!<br />
tau kan? dalam kondom tu kan ada cairan yg bisa membunuh sperma.<br />
nah kalo misalnya da kampanye kondom&#8230;<br />
ya jelas lah kampanye itu berarti melegalkan freesex.<br />
&#8220;gpp deh kamu melakukan sex  diluar nikah, ato ganti2 pasanga&#8230; tapi inget ya?! kamu haru pake KONDOM!&#8221;<br />
oops!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tribute to HIV/Aids &#171; Myresource</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1736</link>
		<dc:creator>Tribute to HIV/Aids &#171; Myresource</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Feb 2008 10:39:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1736</guid>
		<description>[...] Me? ~Anda Peduli? ~Injury Time For AIDS ~Ayo ~Sudahkah kita Peduli Aids ~Semua Berawal Dari Rumah ~Kenapa Saya Menolak Kampanye Kondom ~Kondom AIDS     27 Komentar sejauh ini  Tinggalkan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Me? ~Anda Peduli? ~Injury Time For AIDS ~Ayo ~Sudahkah kita Peduli Aids ~Semua Berawal Dari Rumah ~Kenapa Saya Menolak Kampanye Kondom ~Kondom AIDS     27 Komentar sejauh ini  Tinggalkan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: morishige_turun_gunung</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1510</link>
		<dc:creator>morishige_turun_gunung</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 10:38:40 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1510</guid>
		<description>@riono
hm.. sekarang saya bertanya pada anda. Apa yang ada di pikiran anda jika melihat  sekelompok orang dengan cueknya membagi-bagikan kondom di pusat keramaian?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@riono<br />
hm.. sekarang saya bertanya pada anda. Apa yang ada di pikiran anda jika melihat  sekelompok orang dengan cueknya membagi-bagikan kondom di pusat keramaian?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: riono</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1508</link>
		<dc:creator>riono</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jan 2008 10:26:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1508</guid>
		<description>iperkirakan lebih dari 3 juta lelaki di Indonesia yang rajin membeli seks, dan separuh dari lelaki tersebut mempunyai pasangan tetap, atau isteri. Dapat diperkirakan penularan dapat terus berlanjut ke istri, walaupun para isteri tidak mempunyai perilaku seks dengan banyak pasangan. Fenomena tersebut mendorong terjadi epidemi HIV seperti sekarang dan semakin semakin nyata dibandingkan beberapa tahun yang lalu.

Diperkirakan telah lebih dari 200.000 orang terinfeksi HIV di tahun ini dan diramalkan pada tahun 2020 akan meningkat mendekati angka 2 juta, bila upaya pencegahan tidak dilakukan untuk menekan penularan melalui seks berisiko.

Dalam kondisi seperti ini harus diaktifkan lagi kampanye peningkatan penggunaan kondom sebagai alat kesehatan yang secara ilmiah telah terbukti dapat menangkal penularan infeksi menular seksual termasuk HIV. Tidak ada alat atau teknologi kesehatan yang mempunyai kemampuan pencegahan infeksi seperti kondom. Tidak juga teknologi vaksinasi untuk mencegah beberapa penyakit menular.

Hendaknya upaya promosi kondom jangan diartikan sebagai anjuran untuk melakukan kegiatan seks berisiko. Siapapun yang masih melakukan kegiatan seks berisko dianjurkan sangat untuk menggunakan kondom agar dirinya terhindar dari penularan serta tidak menularkan kepada yang lain. Bila tidak mau menggunakan kondom, sebaiknya menghentikan perilaku seks berisiko.

Lengkapnya lihat di http://idi.aids-ina.org</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>iperkirakan lebih dari 3 juta lelaki di Indonesia yang rajin membeli seks, dan separuh dari lelaki tersebut mempunyai pasangan tetap, atau isteri. Dapat diperkirakan penularan dapat terus berlanjut ke istri, walaupun para isteri tidak mempunyai perilaku seks dengan banyak pasangan. Fenomena tersebut mendorong terjadi epidemi HIV seperti sekarang dan semakin semakin nyata dibandingkan beberapa tahun yang lalu.</p>
<p>Diperkirakan telah lebih dari 200.000 orang terinfeksi HIV di tahun ini dan diramalkan pada tahun 2020 akan meningkat mendekati angka 2 juta, bila upaya pencegahan tidak dilakukan untuk menekan penularan melalui seks berisiko.</p>
<p>Dalam kondisi seperti ini harus diaktifkan lagi kampanye peningkatan penggunaan kondom sebagai alat kesehatan yang secara ilmiah telah terbukti dapat menangkal penularan infeksi menular seksual termasuk HIV. Tidak ada alat atau teknologi kesehatan yang mempunyai kemampuan pencegahan infeksi seperti kondom. Tidak juga teknologi vaksinasi untuk mencegah beberapa penyakit menular.</p>
<p>Hendaknya upaya promosi kondom jangan diartikan sebagai anjuran untuk melakukan kegiatan seks berisiko. Siapapun yang masih melakukan kegiatan seks berisko dianjurkan sangat untuk menggunakan kondom agar dirinya terhindar dari penularan serta tidak menularkan kepada yang lain. Bila tidak mau menggunakan kondom, sebaiknya menghentikan perilaku seks berisiko.</p>
<p>Lengkapnya lihat di <a href="http://idi.aids-ina.org" rel="nofollow">http://idi.aids-ina.org</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rere</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1400</link>
		<dc:creator>rere</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 09:52:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1400</guid>
		<description>&quot;*kok saya ciuman sm cewek aja belum pernah, ya? padahal kuliah di jogja, lho&quot; 

apa maksudmu dengan jogja???! *jutek mode ON*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;*kok saya ciuman sm cewek aja belum pernah, ya? padahal kuliah di jogja, lho&#8221; </p>
<p>apa maksudmu dengan jogja???! *jutek mode ON*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: stokerfan</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1397</link>
		<dc:creator>stokerfan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Dec 2007 02:43:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1397</guid>
		<description>Well, menurut pandangan saya sih begini, dengan menggunakan kondom, kita memberikan waktu tambahan. Waktu tambahan apa? Waktu tambahan untuk merubah perilaku atau bertobat, atau kalo istilah saya &quot;buying time&quot;. Mengingat perubahan perilaku beresiko atau moral itu membutuhkan waktu yang cukup lama, kondom adalah salah satu alat, yang sudah terbukti secara ilmiah, efektif untuk mencegah penularan infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS. 

Kalau bicara soal dosa, siapa sih manusia yang tak berdosa? Ada yang suka bohong, korupsi, dan ada juga yang suka &quot;jajan&quot;. Dosa seksual saya rasa juga sudah ada hampir bersamaan sejak manusia diciptakan. Jadi untuk merubah dalam setahun-dua tahun, apalagi satu dekade juga susah. Selama menunggu perubahan moral yang memakan waktu cukup lama itu, sementara seks bebas terus berlanjut tanpa kondom, berapa banyak yang harus jadi korban dan terjangkit HIV/AIDS? Misalnya ODHA menikah, sudah terjangkit pun kalau berhubungan seksual juga tidak usah pakai kondom? Atau dia diingkari haknya untuk berhubungan seksual dengan pasangan sahnya karena HIV positif? Banyak sekali kegunaan kondom serta bukti ilmiah lain yang harus anda pertimbangkan, walaupun itu tidak sesuai dengan prinsip pribadi anda.

Soal kampanye di umum, saya pikir kita tidak pernah tahu siapa saja yang suka &quot;jajan&quot;. Apakah anda tahu sekarang mulai banyak ibu rumah tangga serta anaknya yang terjangkit HIV? Mereka tidak tahu bahkan sampai suami mereka meninggal karena AIDS. Mereka ibu rumah tangga yang baik-baik, tidak selingkuh, tidak pernah &quot;jajan&quot;. Siapa yang sangka bapak-bapak yang alim pada pagi-siang hari, malamnya keluyuran cari &quot;jajanan&quot;? Mana mau para lelaki yang di lokalisasi untuk dikotbahi soal HIV/AIDS, wong mereka udah kebelet mau ngeseks dan secepat mungkin pergi dari tempat pelacuran biar gak ketahuan.
Jadi, kalau kampanye di muka umum kan adalah suatu pemikiran yang logis untuk menjaring orang-orang yang berperilaku beresiko. 

Kalau saya, prinsip pribadi saya tidak mendukung seks bebas. Saya penganut abstinensia. Namun saya sadar tidak semua orang berprinsip seperti saya. Saya justru berharap abstinensia dan kampanye kondom bisa jalan bersama. Yang bisa abstinen, ya abstinen. Yang gak, ya pakailah kondom, sambil perbaikan moralnya. Selama manusia masih hidup, kesempatan bertobat kan masih ada. Kalau sudah  kena  HIV/AIDS, tidak sadar lalu mati, kesempatan bertobat ya hilang. 
Saya rasa ini bisa jadi pertimbangan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Well, menurut pandangan saya sih begini, dengan menggunakan kondom, kita memberikan waktu tambahan. Waktu tambahan apa? Waktu tambahan untuk merubah perilaku atau bertobat, atau kalo istilah saya &#8220;buying time&#8221;. Mengingat perubahan perilaku beresiko atau moral itu membutuhkan waktu yang cukup lama, kondom adalah salah satu alat, yang sudah terbukti secara ilmiah, efektif untuk mencegah penularan infeksi menular seksual termasuk HIV/AIDS. </p>
<p>Kalau bicara soal dosa, siapa sih manusia yang tak berdosa? Ada yang suka bohong, korupsi, dan ada juga yang suka &#8220;jajan&#8221;. Dosa seksual saya rasa juga sudah ada hampir bersamaan sejak manusia diciptakan. Jadi untuk merubah dalam setahun-dua tahun, apalagi satu dekade juga susah. Selama menunggu perubahan moral yang memakan waktu cukup lama itu, sementara seks bebas terus berlanjut tanpa kondom, berapa banyak yang harus jadi korban dan terjangkit HIV/AIDS? Misalnya ODHA menikah, sudah terjangkit pun kalau berhubungan seksual juga tidak usah pakai kondom? Atau dia diingkari haknya untuk berhubungan seksual dengan pasangan sahnya karena HIV positif? Banyak sekali kegunaan kondom serta bukti ilmiah lain yang harus anda pertimbangkan, walaupun itu tidak sesuai dengan prinsip pribadi anda.</p>
<p>Soal kampanye di umum, saya pikir kita tidak pernah tahu siapa saja yang suka &#8220;jajan&#8221;. Apakah anda tahu sekarang mulai banyak ibu rumah tangga serta anaknya yang terjangkit HIV? Mereka tidak tahu bahkan sampai suami mereka meninggal karena AIDS. Mereka ibu rumah tangga yang baik-baik, tidak selingkuh, tidak pernah &#8220;jajan&#8221;. Siapa yang sangka bapak-bapak yang alim pada pagi-siang hari, malamnya keluyuran cari &#8220;jajanan&#8221;? Mana mau para lelaki yang di lokalisasi untuk dikotbahi soal HIV/AIDS, wong mereka udah kebelet mau ngeseks dan secepat mungkin pergi dari tempat pelacuran biar gak ketahuan.<br />
Jadi, kalau kampanye di muka umum kan adalah suatu pemikiran yang logis untuk menjaring orang-orang yang berperilaku beresiko. </p>
<p>Kalau saya, prinsip pribadi saya tidak mendukung seks bebas. Saya penganut abstinensia. Namun saya sadar tidak semua orang berprinsip seperti saya. Saya justru berharap abstinensia dan kampanye kondom bisa jalan bersama. Yang bisa abstinen, ya abstinen. Yang gak, ya pakailah kondom, sambil perbaikan moralnya. Selama manusia masih hidup, kesempatan bertobat kan masih ada. Kalau sudah  kena  HIV/AIDS, tidak sadar lalu mati, kesempatan bertobat ya hilang.<br />
Saya rasa ini bisa jadi pertimbangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: raddtuww tebbu</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1373</link>
		<dc:creator>raddtuww tebbu</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Dec 2007 03:00:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1373</guid>
		<description>emang udah sgitu parahnya bangsa kita ini ya??

*ditimpukin*

hmmm,, memang bner,, knapa yang kita kampanyekan bukannya &quot;STOP FREE SEX&quot; untuk mencegah lebih mewabahnya AIDS,, malah kampanye &quot;AYO PAKE KONDOM&quot; halah,,

sungguh terlalu!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>emang udah sgitu parahnya bangsa kita ini ya??</p>
<p>*ditimpukin*</p>
<p>hmmm,, memang bner,, knapa yang kita kampanyekan bukannya &#8220;STOP FREE SEX&#8221; untuk mencegah lebih mewabahnya AIDS,, malah kampanye &#8220;AYO PAKE KONDOM&#8221; halah,,</p>
<p>sungguh terlalu!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jensen99</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1181</link>
		<dc:creator>jensen99</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 13:23:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1181</guid>
		<description>daripada free &amp; risky sex (tanpa kondom), kan lebih baik free &amp; safe sex... ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>daripada free &amp; risky sex (tanpa kondom), kan lebih baik free &amp; safe sex&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: toim</title>
		<link>http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1175</link>
		<dc:creator>toim</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Dec 2007 04:30:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://morishige.wordpress.com/2007/11/30/kenapa-saya-menolak-kampanye-kondom/#comment-1175</guid>
		<description>kayaknya solusi satu2-nya menikah deh.Siap nikah? pasti bs gituan, mau pake kondom ataupun kagak :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayaknya solusi satu2-nya menikah deh.Siap nikah? pasti bs gituan, mau pake kondom ataupun kagak <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
