Film: Man from Earth

Bagaimana jika tiba-tiba seorang teman anda mengaku bahwa dia adalah seorang manusia berusia 14.000 tahun? Yang berevolusi sepanjang zaman dan bertahan ketika seleksi alam melenyapkan beberapa spesies dari permukaan bumi? Bagaimana jika dia juga mengaku sebagai Nabi Isa (Jesus)?

Apa anda akan percaya? Ataukah akan menyangka dia sinting? Dan bagaimana jika ternyata semua itu benar?

Pentingnya melihat sejarah dari berbagai sisi

Film ini mengingatkan saya untuk selalu melihat sejarah dari berbagai sisi. Dari berbagai sumber dan referensi.

Berbeda sejarawan, beda pula penjelasannya. Salahsatu belum tentu benar, lainnya juga belum tentu salah.

Jika Imam Mahdi nanti datang…

Salahsatu scene yang saya suka di film ini adalah ketika John Oldman, manusia 14.000 tahu itu, mengaku sebagai Nabi Isa (Jesus). Tidak ada yang percaya. Semuanya malah makin menyangka dia gila.

Saya jadi berpikir. Bagaimana nanti jika Imam Mahdi datang. Kemudian dia mengaku kepada dunia bahwa dialah Imam Mahdi. Apa orang-orang akan langsung percaya? Atau sebaliknya menuduh dia gila? :mrgreen:

Film ini dan cerpen-cerpen Hemingway

Film ini mengingatkan saya pada cerpen-cerpen Hemingway. Dialognya sangat kuat dan mampu menjelaskan unsur-unsur intrinsik ceritanya.

Yang mengagumkan dari film ini adalah latarnya yang sepanjang film di situ-situ saja. Ruang tamu si John Oldman. Ini sepertinya jadi salahsatu film favorit saya. :)

26 Tanggapan ke “Film: Man from Earth”


  1. 1 Sawali Tuhusetya Juni 16, 2009 pukul 3:34 pm

    wow … ini film yang visioner banget, mas moris, menggabungkan 3 dimensi sekaligus, historis, science, dan religi. *doh kok jadi sok tahu saya, hiks* setidaknya, berbagai kemungkinan itu bisa saja terjadi, sehingga bisa menjadi “warning” buat kita kalau imam mahdi yang sering2 disebut bakal muncul menjelang akhir zaman itu bener2 ada. sayangnya, saya belum nonton filmnya, mas, hehe …

  2. 3 alfaroby Juni 16, 2009 pukul 11:43 pm

    film nya menarik sekali nih…

    emang benar sih… banyak yang mengaku ngaku menjadi penolong akhir zaman.. sebut saja Lia eden… dan lain lain…

    waspadalah terhadap kemungkinan kemungkinan yang ada

  3. 4 bocahbancar Juni 17, 2009 pukul 4:13 am

    HHm…..ya pasti lah, pertama kali Imam Mahdi datang,pasti banyak manusia yang menyangkalnya karena kebanyakan mereka tidak tahu(padahal Al Qur’an telah menjelaskan dengan sangat jelasnya)…

    Wah, itu film rilisan baru atau kapan yawh..????

  4. 5 jono terbakar Juni 17, 2009 pukul 7:29 am

    pengen nonton iki mas.
    si john orangtua haha
    oya, mas pernah ke karimun jawa ga?

    • 6 morishige Juni 17, 2009 pukul 9:50 am

      @sawali
      iya, pak. film ini mengingatkan kita bahwa kemungkinan2 itu bisa terjadi.
      waktu adegan si John Oldman ini mengaku sebagai Jesus, salah seorang koleganya (namanya Edith) langsung menyangkal. bener-bener gak percaya.
      seperti gak siap menerima kenyataan bahwa dia sedang duduk di hadapan orang yang disembah2nya.
      tonton aja, pak. bagus kok. beneran. :)

      @alfaroby
      dia sih sebenernya gak mengaku sebagai penolong. si John Oldman ini malah mengaku sebagai orang biasa. hanya diberi keistimewaan bisa lolos dan terus hidup dari zaman ke zaman.
      dia bahkan menekankan bahwa yang di kitab suci itu hanya dilebih-lebihkan saja..
      :mrgreen:

      @bocahbancar
      dirilis di amerika sana sih 2007.
      film baru kok ini.

      @jono terbakar
      :)
      belum pernah. temen saya yang udah pernah.
      dia motoran dulu sampe ke jepara, trus nyebrang. motornya dititipin.
      bagus. tapi mahal. :)

  5. 7 ikhwanalim Juni 17, 2009 pukul 8:37 am

    wah, trims buat infonya. keep writing ya, nice blog!

    visit:
    http://ikhwanalim.wordpress.com

  6. 8 Putri Juni 17, 2009 pukul 11:58 am

    Hm…perspektif yang unik untuk melihat sisi lain dari sebuah film..

    Kalo dia berusia 14.000 tahun…logikanya adalah..dia bisa mengetahui seluruh kisah yang terjadi di bumi…
    apakah ingatannya sekuat itu ?
    Bagaimana dia melihat peradaban…apa dia bisa menulis ?
    hm…

  7. 9 morishige Juni 17, 2009 pukul 3:07 pm

    @Putri
    Si John ini inget sebagian besar kehidupannya. Waktu masih hidup nomaden dulu. Dia masih inget waktu zaman glasial dulu; tiba-tiba dunia berubah jadi dingin, rombongannya migrasi ke arah matahari terbit.
    ingatannya sama lah seperti ingatan manusia rata-rata.
    katanya dia punya 10 gelar akademis dari berbagai bidang.
    setiap sepuluh tahun dia menghilang. pergi ke tempat lain. sebelum orang-orang menyadari bahwa dia bertambah tua.

    tapi masih banyak kemungkinan sih di film ini. tonton aja. asik..

  8. 10 Gempurr Juni 17, 2009 pukul 4:19 pm

    Film2 yg memanipulasi waktu konon menghancurkan logika.. akan suliat bagi kita menggunakan akal sehatnya.. anyway, ni tantangan sang pembuat film.. selalu menarik ntuk bahas yang diluar logika hahaha…

  9. 12 guskar Juni 17, 2009 pukul 5:26 pm

    dvd bajakannya sdh ada ya?

  10. 15 ZonS Juni 17, 2009 pukul 10:46 pm

    bagus review dan opininya
    memancing buat berpikir :D

  11. 16 WinaWinaWina Juni 18, 2009 pukul 8:41 am

    Hmm,kalau aku mikirnya,nanti pas imam mahdi datang ke dunia,aku masih sempat ketemu beliau nggak ya..?

  12. 17 p u a k Juni 18, 2009 pukul 10:06 am

    Ada komedinya gak mas?.. Oh, gak sepertinya :D

  13. 18 marshmallow Juni 18, 2009 pukul 5:44 pm

    morishige: doyan nonton, doyan baca, doyan jalan!

    kalau tiba-tiba ada yang mengaku sebagai imam mahdi? kuncinya asal tidak melenceng dari ketentuan alquran dan hadist. selepas itu serahkan saja kepada sang maha pemegang kebenaran.

  14. 19 narpen Juni 18, 2009 pukul 5:45 pm

    “latarnya yang sepanjang film di situ-situ saja”
    Oh iya? kok bisa? Jadi kaya sandiwara panggung gtu dong?
    Hahaha.. jadi penasaran..

  15. 20 reallylife Juni 18, 2009 pukul 7:29 pm

    hem, aku jadi pengen nonton ni
    makasih reviewnya ya

  16. 21 geulist133 Juni 18, 2009 pukul 8:50 pm

    bacaannya cing
    Hemingway

  17. 22 morishige Juni 18, 2009 pukul 9:36 pm

    @danku
    internet download manager. ya, sekitar 1,5 jam lah.
    salam kenal juga. :mrgreen:

    @zons
    er.. “cogito ergo sum”..
    hehe.. :lol:

    @winawinawina
    who knows?
    :-)

    @puak
    ada lah. komedi2 selipan.

    @marshmallow
    siap atau nggak siap menghadapi kenyataan “dia” sudah datang. menurut saya itu letak masalahnya. :)
    modalnya memang iman, ya, uni??

    @narpen
    iya. latarnya cuma di ruang tamu si John Oldman.
    paling cuma 2-3 kali ke halaman. itupun bentar doang.
    yang nonton bakalan diajak masuk ke ceritanya si John. si John ini story teller yang bagus.
    ditambah lagi temen2nya juga udah “masuk” dalam ceritanya..

    @reallylife
    makasih, bro.

    @geulist133
    hehe..

  18. 23 Ndre Juni 18, 2009 pukul 10:40 pm

    yah.. gw telat komen nech,,,,
    Damian Marley.. ntar gw cariin yak…

  19. 24 masoglek Juni 19, 2009 pukul 7:53 pm

    nunggu keluar DVDnya, kira-kira masih lama nggak ya?

  20. 25 Eka Situmorang-Sir Juni 19, 2009 pukul 11:48 pm

    Heeem udh kebayang suamiku pasti tidur liat pilem ini seperti waktu liat Angels and Demonds hahahha

    Mesti cari temen yg bisa diajak nonton pilem serius begini nih :)

    Btw ini pilem serius bukan sih ? :)


Tinggalkan Balasan




the author

The name is Morishige. A twenty something young boy. The hobby is travelling. And hiking. And reading. And watching film. And playing guitar.

my twitter

kategori

arsip

online guests

who's online

hits

  • 57,637 netters