Menepuk Jidat, Melongo, Geleng-geleng

janjiAkhir-akhir ini hobi saya bertambah. Pertama, menepuk jidat setiap kali membaca berita safari capres dan cawapres. Baik hati sekali mereka. Mereka seperti tidak bosan-bosannya “meninjau” daerah. Bahkan ada kandidat yang sehari bisa jalan-jalan di lima propinsi. Banyak bener duit orang itu.

Kemudian saya juga tiba-tiba hobi melongo di depan koran. Mulut saya terbuka ketika membaca tentang calon-calon yang “hobi” menerima gelar dari suku-suku di daerah atau asosiasi-asosiasi profesi. Saya mangap ketika menelusuri paragraf yang memberitakan seorang calon yang tiba-tiba jadi pencipta lagu dadakan. Lidah saya sampai terjulur begitu membaca “janji-janji” capres yang dicetak di koran-koran.

Hobi baru saya yang ketiga adalah menggeleng-gelengkan kepala. Bagaimana kepala tidak menggeleng-geleng sendiri ketika mendapati kenyataan bahwa di negara ini, pemimpin dan wakilnya saling sikut, saling membuka aib, bahkan berusaha sekuat tenaga saling menjatuhkan.Bukannya masa jabatannya belum berakhir ya?

Kesannya mereka sudah berpisah sebelum waktunya. Yang kasihan, ya, orang-orang yang mereka pimpin.

15 Tanggapan ke “Menepuk Jidat, Melongo, Geleng-geleng”


  1. 1 N the duckess Juni 29, 2009 pukul 1:01 pm

    hihi, begitulah pak.. kalo sudah ada tekad apapun diembat :)

    apa ya yang bakal dilakukan 2 pasang calon yang kalah setelah pemilu??
    berhenti mengunjungi daerah? berhenti ngarang lagu? berhenti obral janji??

  2. 2 dewanto Juni 29, 2009 pukul 9:00 pm

    bro, hobi barunya jangan ditambah dengan menjulur-julurkan lidah, ya :D
    *canda*

  3. 3 yoan Juni 30, 2009 pukul 1:35 am

    ahahaha…
    emangnya jadi presiden itu sebegitu kerennya ya sampe orang2 pada berebutan…
    *ikutgelenggelengkepala*

    ijin OOT,
    dapet award plus pe-er tu dari sayah…
    ambil di sini ya: http://perjalanankata.wordpress.com/2009/06/30/yoan-is-awesome/

    :lol:

  4. 4 Rossa Juni 30, 2009 pukul 3:12 pm

    hha.
    aneh sangat..
    asal jangan jedotin pala ke tembok aja.
    bahaya.

  5. 5 Blog Dokter Juni 30, 2009 pukul 5:16 pm

    Masih mau nonton ya? Saya malah sudah melupakan mereka semua.

  6. 6 ettachan Juli 1, 2009 pukul 1:08 am

    yah. siapa pun nanti yang terpilih, itu kan pilihan kita juga.

    sayangnya saya belom boleh nih .. belum cukup umur. hiks.

  7. 7 omagus Juli 1, 2009 pukul 1:57 pm

    mumpung ada kesempatan tinjau meninjau…
    ntar kalo nggak jadi calon belum tentu gitu…

  8. 8 geRrilyawan Juli 1, 2009 pukul 6:03 pm

    siapapun yang terpilih, mudah-mudahan janjinya ditepati…
    jangan cuma obral aja…

  9. 9 ~noe~ Juli 2, 2009 pukul 8:53 am

    sip sip
    artinya dirimu masih ada atensi untuk mengikuti perkembangannya, om.
    meskipun itu diekspresikan dengan sekedar geleng-geleng, bukan lempar batu sembunyi tangan :-)
    itu artinya kita masih cerdas dalam mengamati dunia perpolitikan di negeri ini. hanya masalah daya dan kuasa kita yang sangat terbatas untuk bisa memberikan sumbangsih secara langsung.
    salam

  10. 10 mas stein Juli 2, 2009 pukul 9:14 am

    saya sendiri masih ndak ngerti yang dikejar sama orang-orang itu, jadi pemimpin itu susah, bayaran ndak seberapa, tanggung jawab di akhirat besar, tapi tetep pada rebutan. kalo kata anak saya, “aku benar-benar tidak percayyyaaaa!”

  11. 11 Choiri Setyawan™ Juli 2, 2009 pukul 1:50 pm

    Awas bos.. jidatnya jadi berubah bentuk loh.. :p

  12. 12 KangBoed Juli 2, 2009 pukul 5:53 pm

    Huuuuwaaakaaakaakakak,, CAPEEEE DEEEEEEH
    Salam Sayang

  13. 13 Lex dePraxis Juli 2, 2009 pukul 6:52 pm

    Janji, janji, janji.. tidak ada habisnya.

    Salam kenal.

  14. 14 morishige Juli 2, 2009 pukul 10:00 pm

    @N the duckes: ^^ kita lihat saja nanti. apa kejadian waktu pemilu legislatif akan terulang lagi? apa calon yang kalah “mengambil” lagi bantuan2 yang sudah diberikan..? :lol:
    @dewanto: emangnya aku ular? hehehe..
    @yoan: sebenernya memang keren sih. tapi cara yang dipakai menuju ke sana seringkali gak keren. btw, thx ya awardnya.. ntar tak liat2 ya.. :D
    @rossa: alhamdulillah hobi saya belum sejauh itu.. hehe..
    @blogdokter: pengennya sih saya menyingkirkan capres dan cawapres itu dari perhatian.. tapi sayang juga untuk membiarkan begitu saja negara ini terombang-ambing gara-gara rakyatnya salah pilih presiden.. ya, semoga dengan baca tulisan2 jenis ini orang-orang jadi lebih cerdas dalam memilih presiden.
    @ettachan: saya juga belum cukup umur.. masih 15 tahun.. hehe..
    @omagus: haha.. siapa tahu.
    @gerrilyawan: moga-moga aja.
    @noe: sepertinya begitu bro.. mungkin saya terlalu memperhatikan pelajaran PPKn waktu SD dulu.. :lol:
    @mass tein: harta dan wanita/pria mereka udah dapet… tinggal tahta nih yang belum.. :lol:
    @choiri setiawan: tenang coy. pukulannya tidak sedahsyat yang kau pikirkan.
    @kangboed: huaahahaha.
    @lex dePraxis: memang, kisanak!

  15. 15 wahyono Juli 5, 2009 pukul 11:13 pm

    wedeh..ini hobi jangan di sebarin donk ntar nular.apa udah banyak yang ketularan ya?? .heheheeh salam :)


Tinggalkan Balasan




the author

The name is Morishige. A twenty something young boy. The hobby is travelling. And hiking. And reading. And watching film. And playing guitar.

my twitter

  • Kakek Pram harusnya diberi gelar pahlawan nasional! 15 hours ago
  • Lapar+malas keluar=kelaparan 17 hours ago
  • Fate spread us out, folks. But I know that someday we'll meet again and recall our memories. 19 hours ago
  • Again, I just realized that the pain of toothache is... Real! Wtf! 1 day ago
  • Sudah bc buku 'honeymoon with my brother'? Ternyata ad sekuelny lho. Baru nemu td. Ntar lah sy review d blog. 1 day ago
  • Mama! Anakmu sakit gigi! Tulung! 1 day ago

Indonesian

BlogFam Community

kategori

arsip

online guests

who's online

hits

  • 53,602 netters