Book: Travellous

Berkali-kali sudah saya lihat resensi ini di blogosphere. Penasaran, saya cari juga buku ini. Buku ini tidak, atau belum, terpajang di jejeran buku bestseller Togamas. Saya malah menemukan buku ini di pojokan yang kurang perhatian publik.

Image026Travellous adalah sebuah jurnal petualangan seorang pemuda bernama Andrei Budiman, yang diangkat dari blognya travellous.blogspot.com. Menceritakan perjalanannya mewujudkan mimpi untuk menapakkan kaki di tanah Eropa.

Di buku ini dia seakan ingin menyampaikan pesan, yang mirip kata-kata Alexander Supertramp, kepada pembacanya, “if you want something in life, reach out and grab it.

Kisahnya sendiri terlampau seru untuk saya ceritakan ulang. Ada cerita tentang persahabatannya dengan Aling, cerita tentang keramahtamahan keluarganya Coline di St. Etiene, ada juga cerita percintaan yang “sulit” antara Andrei dan Julles.

Segera setelah membalik halaman terakhir buku ini, saya langsung menyatakan bahwa buku ini adalah salahsatu buku tentang perjalanan, bikinan orang Indonesia, yang saya suka.

Tak ada gading yang tak retak. Saya melihat banyak sekali kesalahan pengeditan di buku ini. Yang paling mengganggu saya adalah soal awalan “di” atau akhiran-akhiran: “…Ruangan nya di penuhi tiga ranjang bertingkat.” Hal sepele memang. Mudah-mudahan untuk cetakan ke-2 kesalahan ini bisa diperbaiki.

10 Tanggapan ke “Book: Travellous”


  1. 1 dobleh yang malang Juli 6, 2009 pukul 4:59 pm

    sore sahabat
    aku belum baca tuh……nanti aku akan numpang baca di toko bukunya dech
    salam hangat selalu

  2. 2 bocahbancar Juli 7, 2009 pukul 12:55 am

    Hhmm…kisah2 dengan tema meraih impian ini snagat layak untuk dibaca oleh orang2 seperti saya…

    Saya sangat mengimpikan untuk bisa merasakan pendidikan tinggi di Japan, dan insyaallah saya akan memperjuangkannya…

    Salam semangat untuk mu kawan..
    Langsung ke Blog TKP…. :)

  3. 3 marshmallow Juli 7, 2009 pukul 10:53 am

    ah, resensinya bagus sekali, dri. obyektif. dan aku suka sekali dengan kritikmu terhadap pengeditan. aku juga menemukan kekeliruan pengeditan dalam beberapa buku bestseller indonesia. sayang sekali buku bagus tidak didukung oleh ketepatan pengejaan dan penulisan.

    hm… boleh deh bukunya aku jadikan daftar buku yang musti dicari. trims, dri!

  4. 5 morishige Juli 7, 2009 pukul 11:49 am

    @dobleh: he.. :lol:
    @bocahbancar: benar sekali, kawan.. :D
    @marshmallow: sama-sama, uni. nanti kalo udah baca, saya tunggu resensinya y.. :D
    nggak dimoderasi, kok.. :mrgreen:

  5. 6 omagus Juli 7, 2009 pukul 11:53 am

    Semoga buku-buku penulis indonesai lebih maju dan berkualitas lagi…

  6. 7 ~noe~ Juli 7, 2009 pukul 6:05 pm

    cukup menginspirasi para blogger untuk bisa mengikuti jejaknya. bukan dalam traveling ke luar negeri melainkan pada kreativitasnya memindahkan catatan webnya ke dalam bentuk buku.
    salam…

  7. 8 morishige Juli 8, 2009 pukul 9:45 am

    @omagus: semoga.. tapi udah banyak banget kok yang berkualitas. seperti Pram, Mochtar Lubis, Hamka, Andrea Hirata, Adhitya Mulya, Dee, Ayu Utami, Jenar Maesa Ayu, Fira Basuki, dll
    @noe: ya, memang cukup menginspirasi.

  8. 9 zulhaq Juli 10, 2009 pukul 12:21 pm

    seru tuh bukunya
    gw belum selesai baca

  9. 10 embun Juli 30, 2009 pukul 10:34 pm

    udah baca……
    baru ajah tadi malam…..
    uiiiiii….kelanjutan na ma Julie gmn??
    embun mah maci binun ma ending na….
    akankah si kakak rei sama julie ato ma Ling?


Tinggalkan Balasan




the author

The name is Morishige. A twenty something young boy. The hobby is travelling. And hiking. And reading. And watching film. And playing guitar.

my twitter

kategori

arsip

online guests

who's online

hits

  • 56,265 netters