Coba buka kembali tulisan saya sebelumnya. Pada kalimat terakhir di paragraf terakhir saya menuliskan, “Dan… tentu saja jangan lupa untuk turun di kawasan Bungus.”
Anda pasti bertanya-tanya apa yang akan terjadi seandainya kebablasan. Tidak, anda tidak akan dibawa ke negeri yang jelek, tandus, dan kering kerontang. Sebaliknya bis itu akan membawa anda ke sebuah daerah bergeomorfologi lengkap: Painan. Ibukota Kabupaten Pesisir Selatan yang di pesisirnya terletak salahsatu pantai terindah di Sumatra Barat. Pantai Carocok.
Saya diberitahu tentang keberadaan pantai ini oleh seorang kawan baik di SMA yang kebetulan berasal dari Painan. Selain pantainya memang indah, sunset di sini katanya juga indah. Nah, berbekal “promosi” itu dan sedikit riset, beberapa hari sebelum lebaran kemarin saya mengajak Ebiet, kawan lama saya, ke sana.
Kami ke sana dengan Mio adik saya. Mio Sporty itu meliuk-liuk dengan santai mengikuti jalan menuju Painan. Menurut saya, jalan ke Painan ini adalah perpaduan dari jalan ke Pariaman, jalan ke Bukittinggi, dan jalan ke Solok. Dengan kata lain di perjalanan anda akan melewati pantai, lembah dan sungai, serta jalan yang berliku di perbukitan. 77 km kami tempuh dalam waktu 2 jam.

Si Ebiet baru pernah ke Jembatan Aka, belum pernah ke Carocok. Saya malah belum pernah ke Painan sebelumnya. Karena itu, begitu memasuki Painan, kami mulai memasang mata dengan benar. Melihat-lihat apakah ada penunjuk jalan ke Carocok. Lama setelah itu, di sebuah perempatan, saya melihat penunjuk arah ke Pantai Carocok. Belok kanan. Jalan masuk ke Pantai Carocok bisa dikatakan sempit. Selain sempit, di beberapa ruas juga masih ada yang rusak dan becek digenangi lumpur. Ya, tidak ada tanda-tanda akan tiba di “surga”.
Tidak ada orang yang menarik karcis di gerbang. Ah, sungguh beruntung karena kami ke sini pada hari biasa, bulan puasa pula.
Aroma laut akhirnya tercium dan di depan sana laut sudah menghampar. Jalan beraspal di kawasan pantai sudah mulus. Rumah penduduk yang kebanyakan nelayan berjejer di kanan-kiri jalan. Kebiasaan saya adalah menyusuri dulu kawasan sekitar obyek wisata, siapa tahu ada spot bagus yang jarang diekspos. Benar, di sebuah belokan ternyata ada sebuah tempat pelelangan ikan (TPI). Di TPI ini terdapat sebuah dermaga beton yang menjorok begitu jauh ke laut. Untuk beberapa saat kami duduk di sana dan menikmati teluk tenang Pantai Carocok.
Sebenarnya ada dua tempat di Pantai Carocok ini yang membuat saya penasaran. Yang pertama adalah sisi utara Pantai Carocok. Katanya di sana ada “jembatan asmara” yang menghubungkan antara pantai dan Pulau Kereta. Di ujung-ujung jembatan ini, katanya, juga berdiri gazebo-gazebo untuk duduk-duduk santai. Tempat kedua adalah Bukit Langkisau. Dari bukit starting point paralayang ini anda akan disuguhkan pemandangan yang menakjubkan. Segera setelah puas makan angin di dermaga TPI, kami bertandang ke dua tempat itu.


Seperti yang sudah saya bilang, saya cuma melakukan sedikit riset sebelum jalan ke Carocok. Makanya belakangan saya merasa rugi karena tidak menyeberang ke Pulau Cingkuak. Menurut referensi di internet ternyata di Pulau Cingkuak, yang terletak tepat di depan Pantai Carocok, terdapat sebuah reruntuhan benteng peninggalan Portugis.
Gerimis mulai turun di Bukit Langkisau. Kami langsung menuruni bukit dan menyusuri 77 km untuk kembali ke Padang.






ijin PERTAMAX Gan…
Jadi pengen kesana…
nice info…
Aihh…. harus kesana (juga)….
Btw knapa namanya jembatan asmara?
@iyoongpharmacy: sama-sama, gan..
@bandit: belum ada yang menjelaskan secara terminologis, gan.
dan keknya ini cuma sebutan orang2.
tapi saya sih mikirnya karena jembatan dan gazebo-gazebo yang ada di jembatan ini cocok banget dipake buat “menjalin asmara”.. hehe..
Bener2 elok kayaknya…..
subhanallah… indahnya….
keren..!!! shige memang jejaka petualang sajati
maaf, cuma mau komentarin fotonya, itu foto orang naik Mio mirip seperti di Bali, pakai motor Mio helm bermerk Ink, KYT dll, hehehe
keren!!
Perjuangan keras dibayar kepuasan….
Mungkin karena belum banyak yg tahu jd belum ada yg narik tiket ya… hehee…
Tp pantai di Padang memang tak kalah indahnya dgn pantai2 lain di Indonesia ini. Saya belum pernah ke Padang sih, baru dengar2 saja..
Wah bagus banget jengatannya, jadi pengen kesana, apalagi apa pacar pasti romantis sekali kalo dijembatan itu hehehe…
tapi tuh lho jalannya, kok ya seperti itu ya?
memang untuk mencapai keindahan itu perlu perjuangan ya. hehehe. seperti tuh melewati jalan yang begituan.
Iklan Baris
another lovely spot …
keren yah infrastrukturnya…udah tinggal di promosikan aja nih..
jembatan asmara ?
kalau pada rute pendakian Semeru ada yang dinamakan “tanjakan cinta”, kalau di UGM ada yang namanya “Lembah cinta”. Kalau di pantai pelang (sebelahnya pantai perigi, treggalek) ada yang dinamakan “bukit asmara” , saya juga masih mencari apa sebabnya
saya tinggal 20 km dari pantai cerocok. view pantai cerocok, jembatan akar dan tempat lain di kabupaten pesisir selatan sangat menggiurkan.
tapi, masih belum terurus dan masyarakat masih belum siap kayaknya. contoh, pemuda sering melakukan pungli sehingga membuat pengunjung jadi tidak nyaman….
Maaf baru sempat bloghicking. 2 hari kemarin dipaksa oleh bos saya untuk ikutan penelantaran dan peletihan di dunia nyata sehingga gak punya kesempatan mengamankan pertama dan membalas komentar. Komennya jadi gak sesuai tema postingan, he.. he..
wahhh keren bgt!!
apakah disana tidak terkena gempa?
boleh jadi tujuan wisata selanjutnya tuh ^^
@ria: pesisir selatan sih agak jauh dari episentrum. sepertinya gak ada kerusakan yang parah di daerah ini.
dari Pantai Carocok ini juga bisa ke Pulau Cubadak, lho. deket soalnya…
indahnyooooo….
kapan ya bisa kesana?
sangat sangat elok nian sahabat
nice
salam hangat selalu
semuanya bagus, kecuali satu, kamera yang dipake motret
Bro, coba kek beli kamera Nikon D3000, biar keren photo2nya (meracuni mode ON)
NB: aku pake kamera D40x
Eh, lupa, lahir batin ya Bro. Lebarannya belum habis kan?
subhanallah……….beautiful
wah, saya jadi malu nih, orang padang, tapi saya belum pernah ke sana……
nanti deh bang, saya kunjung kesana….
wah keren nian tempatnya jadi pengen ke pantai..
memang indonesia banyak pantai yang indah
Woaaaaaaah… ini harus masuk agenda wisata iniiiiiii… nggak boleh dibiarkan iniiiii…
Sayangnya saya masih trauma untuk ke Padang, kemaren waktu gempa aku masih menikmati padang. termasuk bermain ke pantai padangnya. Mudah2an setelah gempa kemaren lokasi ini tetap utuh seperti dalam photo2 ini yaaaaa.
SIP,,,KEREN
Aku pernah mendengar nama pantai itu ketika masih di Padang dulu.. tapi nggak pernah sama sekali main kesana.. ternyata bagus banget ya..
Kamu asli Padang, shige?
Jembatannya asyik…pasti enak klo pacaran buat remaja yaa…
I love a sea smell….very clear and make a always to remember of romantic memory for me….
Can we get to X- link, my friend…? I’ve adde you in my Blogroll…
Thanks on your encourage pics, friend!
@puak: saya besar di padang. tapi orangtua dari pariaman.
mbak puak berapa tahun di padang? btw skrg di mana dong?
@hea: you’re welcome!
Diproyek saya sedang dibuka proyek di Tanah Grogot atau USU medan. Semisalkan nanti ditempatkan di USU berarti saya bisa main kesana.
hai jik..Ba a kerabat di pariaman? lai aman2 se kan?
wah wah wah…

kalau begini caranya, tak salah jika mas shige menjadi duta wisata sumbar, paling tidak melalui blog. apa yang disampaikan membuat tertarik.
nampak menarik mennyusuri jembatan itu sampai ke pulaunya.
dan sepertinya di banyak tempat ada yg memiliki nama terkait, asmara, cinta, dll. macam di banjarmasin, yg ada pantai jodoh. walaupun pantai, tapi bukan laut, melainkan sungai besar. hehehe…
wwawaauuww…. jembatannya kereen bgt.
sudut pandangnya enak banget diliatnyaa
jadi pengen nyusuri jembatannya… greatt pic bro…
Jauh sekali gan jadi, gak mungkin kesana
ehm…ehm…
indah,,,
manstaph gan…
foto2nya bikin ngiler en ngiri..
jauh juga ya, dri? sekitar dua jam deh dengan kondisi jalan yang jelek. mudah-mudahan pantai yang indah ini tidak terusik oleh bencana gempa tempo hari.
@marshmallow: iya, uni. lumayan jauh. jalannya yang mulus banget cuma ruas sekitar daerah tarusan..
tapi meskipun perjalanannya jauh dan melelahkan, insya Allah orang yang ke sana dipuaskan oleh pemandangan indah. pesisir selatan memang banyak menyimpan tempat2 bagus..
keren ya ..
terakhir ke padang 3 tahun yang lalu, tapi kok keluarga gak ada yang pernah sebut2 atau ngajak ke pantai ini ya ..
besok2 kl ke sana lagi, todong sepupu tuk temenin ke sana ah ..
Cara Membuat Website