Book: Backpacking Hemat ke Australia

Backpacking Hemat ke Australia

Pengarang : Elok Diah Messwati

Editor : Arief Hendarto

Genre : Memoir, Travelogue

Penerbit : Backpacker Dunia

Tahun Terbit : 2009

Cetakan Ke-I: Oktober 2009

Tebal Halaman: xii + 209 halaman

Walaupun belum pernah ke luar negeri, setiap kali ingat Australia saya selalu terbayang film “Gone: Trip of A Lifetime” atau “Wolf Creek”. Film-film thriller yang bersetting di Australia. Saya selalu membayangkan kalau benua itu liar dan dihuni oleh banyak pembunuh berantai. Imajinasi saya itu diperkuat oleh fakta bahwa pada mulanya Australia dijadikan tempat pembuangan penjahat-penjahat Eropa. Dan katanya jalan-jalan ke Australia itu mahal sekali. Backpacking ke Australia? Ntar dulu deh!

Ternyata, setelah saya baca buku “Backpacking Hemat Ke Australia” karangan Elok Diah Messwati, Australia nggak begitu-begitu amat. Setidaknya dalam bukunya Mbak Elok nggak pernah menuliskan bahwa dia pernah dirampok atau disiksa psikopat Australia. Hehe. Dan soal biaya yang mahal pun ternyata bisa disiasati.

Buku ini menceritakan pengalaman pengarangnya yang sudah tiga kali menginjakkan kaki di negeri Kanguru. Pertama kali ia ke Australia dalam rangka perjalanan dinas. Kali kedua demi mengikuti World Youth Camp dan bertemu dengan Paus Benedictus XVI.

Yang paling seru perjalanan ketiganya. Dia sengaja meluangkan waktu untuk menjelajahi Australia dari Barat ke Timur. Dimulai dari Perth, terus melewati Adelaide, Melbourne, Canberra, Wollongong, Sydney, Brisbane, Goldcoast, dan berakhir di Darwin.

Mbak Elok juga memberikan pembaca beberapa tips untuk menghemat uang selama perjalanan. Mulai dari mencari tiket pesawat promo sampai pada mengakali akomodasi. Alih-alih menghamburkan uang untuk biaya penginapan, ia memilih untuk menginap di rumah penduduk setempat yang sudah dikenalnya melalui couchsurfing.com atau hospitalityclub.com, situs-situs jejaring persahabatan para backpacker dari seluruh dunia.

Secara keseluruhan buku ini bagus, apalagi mungkin inilah travelogue pertama dari Indonesia yang mengangkat cerita dari Australia. Namun ada beberapa hal yang saya sayangkan; banyak kata yang tidak sesuai EYD seperti restaurant, locker, eksplor, mendisplay, souvenirs, dll. Selipan Bahasa Inggris di tengah-tengah kalimat Bahasa Indonesia juga sering saya temukan. Bukannya apa-apa. Saya cuma merasa sedang membaca bukunya Cinta Laura. :mrgreen:

About these ads

Tag: , , ,

28 Tanggapan to “Book: Backpacking Hemat ke Australia”

  1. merry go round Says:

    Belum sempat baca buku ituuu…tapi udah masuk waiting list sih ;)

  2. alamendah Says:

    (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Saya sebenarnya pengen yang Indoneia dulu, tapi kalau ada yang ngasih bukunya juga gak nolak.

  3. marshmallow Says:

    hahaha… baru kali ini ada yang membaca cinta laura. lucu banget!

    alhamdulillah, enam dari sembilan kota yang disebutkan sudah pernah kusinggahi di australia, jadi kali ini buku jalan-jalan nggak bakal bikin aku iri.com.

    dri, Oz emang ramah, sangat ramah kupikir. bahkan lebih ramah daripada orang indonesia yang timur ini. aku aja sering terkaget-kaget dengan kebaikan mereka yang tulus dan tanpa pamrih.

    suatu saat kamu memang musti ke sana!

  4. rio2000 Says:

    jalan2 ke aussie jangan lupa gaet cewe… jangan kalah sama cowo aussie yg jalan2 ke indo, dapat cewe indo :)

  5. bandit sp™ Says:

    hehehe…

    rasanya gimana ya mendengar cinta laura membacakan buku itu..

    hehehe

    *kisah petualangan selalu menarik kok bro…

  6. morishige Says:

    @merry go round: mantaap! udah pernah baca catatan perjalanannya Agustinus Wibowo di kompas? dia backpacking dari Beijing via Tibet ke afghanistan. kadang numpang bis, kadang jalan kaki, naik kuda, berbaur dengan pribumi sana.

    dia bikin buku lho. judulnya “Selimut Debu”. katanya tgl 12 kemarin dirilis tapi saya belum nemu tuh di toko2 buku di jogja.. itu keknya juga perlu masuk list tuh. :mrgreen:

    @alamendah: mas Alam ini paling demen ya mengamankan posisi? hehehe…

    @marshmallow: amin.. mudah2an saya kesampaian jalan ke sana.
    pengarangnya juga bilang kalo orang sana ramah-ramah. tapi, asli, cerita2 hollywood itu bikin gambaran saya tentang rusia jadi menyeramkan, uni. :mrgreen:

    @nakjadimande: ide bagus tuh, bundo… :mrgreen:
    *melirik ke atas* gimana, un? hehe..

    @rio2000: orang Aussie nyebut cewek “Sheila”. yah, mudah2an kalo ke sana ada yang nyantol. hehe..

    @bandit sp: yg pasti pake “becek naik ojek”. :mrgreen:

  7. lingkungan kita Says:

    jadi pengen ke australia nih….tapi ehhh…mesti nabung dulu kayaknya.

  8. eet Says:

    salam kenal mas….

  9. lingkungan kita Says:

    jadi pengen ke negeri kangguru..eit..mesti nabung dulu nih..thanks info bukunya

  10. imoe Says:

    Lai buliah sato ciek tuh hehehehe

  11. nahdhi Says:

    Tanya pak nukman aja nek masalah australia. :)

  12. monda Says:

    thanks info bukunya,

  13. amri Says:

    kalau saya suka buku di gramedia yg judulnya 2 juta ke singapura, malaysia, thailand. Sudah punya?

  14. Agung Pushandaka Says:

    Sehemat-hematnya pergi ke sana, pasti blum cukup murah untuk kantong saya. :)

  15. dian Says:

    brangkat ke toko buku!!
    nantikan komen setelah membaca buku nanti ya :D

  16. tukangpoto Says:

    Seru juga ya dunia backpacker itu, tapi sayang saya nggak punya nyali untuk melakukannya..cemen..hiks.

  17. hadianirahmi Says:

    wuiiih blog petualang yaa,,,
    bagus2 tulisannnya,,sangat informatif,,
    salam kenal yaks..!!

  18. fariella Says:

    boleh juga nih buku, tapi kalau sudah berkeluarga bisa backpacking an gini nggak ya? atau menantikan perjalanan bisnis saja :)

  19. roded Says:

    boleh juga bukunya itu, lumayan nambah2 ilmu “hemat” :D

  20. jendelakatatiti Says:

    Jadi ingin baca bukunya walau pun bahasa nya seperti Cinta Laura..he..he.Pesan untuk penulis buku cermatlah dengan ejaan dan penulisan sesuai EYD, dengan begitu pembaca menikmatinya lebih mudah dan nyaman. Kalau perlu pakai jasa editor bahasa yang kompeten. Pesan sponsor kalau Shige nulis buku saya mau jadi penyunting bahasanya..hi..hi..dari jendelakatatiti.wordpress.com

  21. zam Says:

    aku pernah ketemu dan terjebak kopdar ama anak-anak couchsurfing.com loh. ada bulenya juga.

    tapi lagi-lagi, milih teman dari komunitas begitu kudu ati-ati. ada cerita ada backpacker yang hampir diperkosa oleh teman dari salah satu komunitas backpacker. :D

    traveling hemat boleh, tapi harus cermat. oiya, kalo jeli, biasanya traveling hemat itu bisa dilakukan kalo kita punya banyak waktu. memilih tanggal yang bukan hari libur, naik transporatsi murah namun biasanya lama.. :p

    oiya, hemat itu ndak melulu harus murah. ada unsur pertimbangan waktu dan kondisi yang perlu dihitung selain biaya. :D

  22. elok Says:

    terima kasih komentarnya.
    saya memang berusaha “membebaskan” diri saya nulis buku dengan bahasa suka-suka seperti dalam blog saya, karena udah capek nulis dengan bahasa Indonesia baik dan benar 14 tahun di kompas, dimana saya bekerja sebagai wartawan. lagi pula target pembaca saya adalah mereka yang berusia 20-an tahun, eh ternyata anak umur 15 tahun pun banyak yang baca. Kalo saya bikin pake bahasa Kompas, nggak akan ada yang beli karena pasti harus mikir serius ngebacanya. saya mau orang baca buku saya dengan santai dan langsung nyambung dengan bahasa-bahasa/item-item yang sering diucapkan para backpacker saat jalan di luar Indonesia. Go go rock you!

    cheers,
    elok
    http://backpackerdunia.multiply.com

  23. waskito Says:

    saya ingin jadi backpacker pemula, gimana caranya ?
    apakah bisa bertemu di darat?
    tolong alamat dan no telpx. karena saat ini sy bekerja tidak ada waktu.mohon balasan bisa ketemu lewat facebook atau via telp

  24. uk internet marketing company Says:

    Very Good blog which was soundly written plus an
    great read. I will say that the majority of what you were putting accross was on the money.
    If possible, would it be ever too cheeky to promote
    our own site to your mass of avid listeners? We are a UK SEO company situated in Liverpool and will offer all of your readers a discount
    if they come through your site to our ours. No issues to send you guys
    a tahnkyou payment. If this is ok please leave the comment however if
    you need to contact us please do so at info@pirlmedia.

    co.uk.

  25. Yani Widya Says:

    Salam kenal……

    Saya naksir bukunya nih, gmn carany beli yah???? di toko buku biasa kaya’nya dah gak ada. Rencana mo k oz next oct bareng my hubby. Taon kemaren dah ksana, tp blom mantep klo blom baca buku ini. Kali ini brangkat sndiri, nyoba yg agak jauhan……….

    • Tri Says:

      mbak Yani,saya juga mau ke Melbourne,Australia.mohon infonya dong menekan biaya semurah mungkin perjalanan ke Australia

      • Yani Widya Says:

        Mas Tri (ato dek Tri), berangkatnya dari mana dulu. Saya renc ke MEL dari SYD dulu mampir bentar ke CNB pake Greyhound. One way 98 $. Tapi tgt jamnya, masing2 beda harga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 94 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: