Filsafat Air

airAir, tak bisa dipungkiri, adalah substansi kehidupan. Air menutupi dua per tiga bagian bumi. Tubuh manusia sebagian besar mengandung air. Ya, kawan. Kehidupan kita sangat bergantung terhadap air. Haus, artinya butuh air. Membersihkan badan, tak mungkin tidak memakai air.

Perhatikanlah berita setiap musim kemarau. Di Gunung Kidul, Yogyakarta, hampir setiap musim kemarau kekurangan air. Hanya demi air mereka rela berjalan berkilo-kilo meter untuk pergi ke tempat penampungan. Banyangkanlah jika air di dunia ini habis. Ya, kawan. Bayangkanlah apa yang akan terjadi?

Dan pernahkan kita memikirkan tentang air? Kebutuhan primer kita itu?

Ada banyak falsafah yang terkandung pada zat yang mengandung dua molekul hidrogen dan satu molekul oksigen itu. Ada banyak sekali. Dan izinkanlah aku mengemukakan pemahamanku tentang air.

Pertama. Air secara tidak langsung telah memperlihatkan pada kita sikap rela berkorban. Pernahkah sewaktu mandi engkau memikirkan bahwa air rela dibuang-buang hanya untuk membersihakan kotoran yang menempel pada tubuhmu?? Air saja, benda mati dengan banyak anomalinya, bisa menunjukkan sikap rela berkorban. Tidak bisakah anggota dewan yang terhormat bersikap lebih mulia dari air? Tidak bisakah mereka sedikit rela menurunkan gajinya untuk dialokasikan ke yang lain yang lebih penting?

Kedua. Air mengajarkan kita untuk bersatu padu. Niscaya, dengan bersatu padu, segala masalah negara kita ini akan bisa diselesaikan. Tahukah engkau, kawan? Grand Canyon yang di Negeri Paman Sam itu terbentuk karena banjir dan hujan yang dahsyat. Banjir dan hujan dahsyat yang selalu melanda aliran sungai colorado itu telah membentuk ngarai raksasa seperti itu. Hebat bukan? Hujan lebat akan menghasikan dampak yang jauh berbeda dengan setetes air.

Baru itu yang bisa kuungkap. Insya Allah jika aku menemukan lagi sesuatu dari air, akan kuberi tahu.

– Ditulis ketika menunggu berbuka puasa hari ke-4 –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s