Padang panas, ya??

Dulunya waktu gw masih sekolah, di Padang, panasnya tidak begitu terasa. Masih bisa dikatakan wajar lah.

Tapi sekarang kok rasanya Padang panas banget ya? Pemanasan global, kah? Atau sudah terlalu banyak maksiatkah?🙂

Dan sekarang, panasnya Padang tidak hanya secara fisik lagi. Mentalnya juga sudah panas. Panas. Padahal falsafah hidup orang minang itu : adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Terjemahan bebasnya : Adat patokannya agama, agama patokannya Al-qur’an.

Nah, seharusnya pribadi pemuda minang itu berlandaskan kepada Al-qur’an : berbudi pekerti luhur. Tapi kenapa sopir angkot ngomongnya kasar sama penumpang (seperti tidak mengharapkan untuk ditumpangi)? Tapi kenapa pedagang di pasar raya pada nyolot semua? Kenapa? Kenapa, kawan?

Jika mental panas seperti itu tidak diubah segera, jangan harap para pelancong mau berkunjung lagi ke daerah kita. Tanah kita elok, kawan..

Jadi tolong. Tolong kita dinginkan lagi kota Padang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s