Malaysia Trully B****k Sia..!!!

Malaysia sudah benar-benar kelewatan. Hmm… mungkin karena mereka sedang diatas angin karena sudah lebih maju dari Indonesia. Sikap pongahnya makin menjadi-jadi. Mereka jadi besar kepala dan berani menginjak-injak harga diri bangsa kita.

Oke, kita harus mengakui kenyataan bahwa sekarang mereka lebih maju dari kita. Mereka sudah bisa mengelola negaranya dengan baik. Memajukan pendidikan dan membuat penduduknya sejahtera. Tapi jangan belagu, lah!!!

Berdasarkan data statistik sensus malaysia tahun 2000, jumlah penduduk malaysia sekitar 23.27 juta. Bandingkan dengan penduduk indonesia yang sekitar 200 juta. Dengan mengenyampingkan bantuan sekutunya (Negara-negara antek Inggris persemakmuran), kita bisa mengganyang malaysia dengan sekali libas. Hati-hati dengan gerilya orang Indonesia, pak Cik, mak Cik.

Di bawah ini adalah beberapa contoh sikap belagu Malaysia yang sedang hangat dibicarakan :

  1. Klaim sepihak pemerintah Malaysia terhadap blok Ambalat yang ada di Laut Sulawesi 2005.

    Kasus Ambalat bermula dari perlakuan pemerintah Malaysia yang memberi konsesi kepada perusahaan minyak Amerika, Shell untuk melakukan eksplorasi di Laut Sulawesi. Malaysia mengklaim blok Ambalat yang berada di perairan Karang Unarang tersebut adalah milik Malaysia. Padahal, berdasarkan deklarasi Juanda 1957, pulau tersebut milik Indonesia. Deklarasi Juanda sendiri pada tahun 1959 telah diadopsi oleh PBB ke dalam Konvensi Hukum Laut. Dengan demikian, PBB pun mengakui kepemilikan Indonesia atas pulau itu.

  2. konflik Indonesia-Malaysia akibat pemukulan wasit karate, Donald Luther ColopitaI oleh polisi Malaysia (27/8).
  3. Pemakaian lagi Rasa Sayange pada iklan pariwisata malaysia. Mereka merubah sedikt liriknya menjadi “rasa sayangHEY…” dan mengklaim lagu itu sebagai lagu tradisional mereka. Padahal jelas-jelas lagu itu adalah lagu rakyat Maluku.
  4. Perlakuan semena-mena orang-orang di sana terhadapa para TKI. Di televisi banyak sekali berita-berita yang mengabarkan TKI yang dianiaya majikan, bahkan ada yang mencoba bunuh diri. Anak-anak TKI juga tak luput dari perlakuan bejat makhluk-makhluk negeri jiran itu : Akses pendidikan yang dibatasi untuk anak-anak TK. Malay-alay-sian bahkan menyebut TKI dengan Indon. Rasis, bukan??

Hmm… Harusnya pemerintah kita bertindak tegas terhadap sikap Malaysia ini.
Ayo berantas kejombloan.. Eh, OOT. Sorry… 🙂

Referensi: Pikiran Rakyat, Riau News, Mbah Gugel.

4 pemikiran pada “Malaysia Trully B****k Sia..!!!

  1. kamu seperti anak-anak kecil..orang seperti kamu yang menyebabkan negara kamu semakin terbantut, terkebelakang dan mundur nggak seperti amlaysia,singapura dan brunei serta thailang yang semakin maju…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s