Kedalaman dan Ketebalan

Data dalam ilmu kebumian selalu berkaitan dengan kedalaman dan ketebalan. Oleh karena itu, seorang ahli ilmu kebumian harus mempunyai kemampuan untuk menentukan kedalaman dan ketebalan.

Kedalaman sendiri sebebarnya adalah lokasi sebuah titik, yang diukur secara vertikal terhadap ketinggian titik acuan.

Dalam ilmu Geofisika misalnya. Dikenal klasifikasi gempa berdasarkan kedalaman. Menurut Fowler, 1990, klasifikasi gempa berdasarkan kedalaman fokus adalah :

1.Gempa dangkal : kedalaman fokus gempa kurang dari 70 km

2.Gempa sedang : kedalamanan fokus gempa kurang dari 300 km

3.Gempa dalam : kedalaman fokus gempa lebih dari 300 km (kadang-kadang lebih dari 450 km)

Seperti halnya kedalaman, kemampuan untuk menentukan ketebalan juga sangat diperlukan dalam ilmu kebumian. Dengan mengetahui cara menghitung ketebalan, ahli kebumian bisa menyelidiki ketebalan lapisan-lapisan penyusun bumi sehingga kita bisa mengetahui bahwa ketebalan kerak bumi mencapai 100 km, ketebalan matel adalah sekitar 2900 km, liquid outer core sekitar 2200 km, dan solid inner core sekitar 1250 km.

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

picture by wikipedia

Analisis geometri akifer (aquifer : lapisan yang dapat menyimpan dan mengalirkan air dalam jumlah yang ekonomis. Contoh : pasir, kerikil, batupasir, batugamping rekahan.) juga melibatkan analisis kedalaman dan ketebalan.

Jadi jelaslah bahwa sangat bermanfaat sekali, khususnya bagi orang-orang yang mempelajari ilmu kebumian, untuk mengetahui (cara) dan menentukan kedalaman. Karena mempelajari bumi berarti mempelajari segala yang ada di dalamnya. Dan itu berhubungan langsung dengan kedalaman dan ketebalan.

 

Referensi

http://http://www.pirba.ristek.go.id/det.php?id=4

http://www.fisikanet.lipi.go.id/utama.cgi?artikel&1030986000&34

http://http://72.14.235.104/search?q=cache:B5UgCE2vrygJ:jurnalsipil

-ukm.tripod.com/v2n2_2theo_ari.pdf+ketebalan+inner+core&hl=id&ct=clnk&cd=1&gl=id

www.appliedgeology.itb.ac.id/static/lab/hg/modul1.pdf

3 pemikiran pada “Kedalaman dan Ketebalan

  1. gw pikir mo ngebahas ttg ilmu tanah dsb nya.. secara dulu pernah ngambil kuliah SIG (Sistem Informasi Geografis) tp yang dipelajari ttg tanaaaah mlulu. hehehehe wajar juga sie, soale yg ngajar dosen ilmu tanah ^^

    trimakasih sudah mampir ke blognya aku. salam kenal juga yah..

  2. @mutia
    gw belum dapat matakuliah pemetaan (ilmu ukur tanah)… ni bwat matakuliah geologi susah struktur..
    SIG memang seperti itu, namanya aja yang keren.. hehe…
    btw blognya gw link ya?? gpp kan??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s