Jagalah Bumi!

Bumi adalah tempat tinggal kita. Faktor letak, bobot, dan ukurannya berpadu secara harmonis sehingga membuat bumi ini menjadi sebuah planet yang ideal sebagai tempat tinggal makhluk hidup. Tugas kitalah untuk menjaga bumi agar tetap nyaman untuk ditempati…

Semoga Konferensi Internasional Perubahan Iklim yang berlangsung di Bali mulai tanggal 3 – 14 Desember besok menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi umat manusia. Amin!

StopGlobalWarming.org

25 pemikiran pada “Jagalah Bumi!

  1. karna bumi dalam bahasa sunda artinya rumah.
    jadi kita harus melindungi rumah kita dari sinar matahari
    hmmm….nyambung nggak sih?

    jadi kenapa di bali?
    karena di bali cahaya matahari terlihat indah sekali.
    jadi ketika matahari terbenam atau terbit dibali, bumi dan matahari bersahabat dengan indah sekali.
    jadi untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi manusia harus dimulai dengan persahabatan yang indah. wakakakakakakakak

    hidup oot……

  2. kata tetangga gw… umurnya udah 105 tahun… lebih kali…
    Bumi itu kotak… dia gak percaya kalo bumi buled… kalo dibilangin.. “pakde… Bumi itu bulat”, bisa marah2 dia and jatung kumat.. serius shig… kata dia, kalo kita jalan sampai ujung pojok… kita bakal jatuh ke neraka… hauahauahauahauahauaha

    a simple thought, a simple guy, simple life.. stop hurting earth

  3. Kita sukak salah jadi gagap menyikapi issue tentang lingkungan.
    Bangsa besar itu telah memperkosa habis lingkungan dinegaranya, jugak di negara jajahannya.

    Kini mereka teriak-teriak tentang lingkungan,… 😦

  4. @iphan
    kenapa? menurut gw nih ya,
    1. Bali terletak di indonesia yang notabene paru-paru dunia. kenapa disebut paru-paru dunia so pasti kite dah tau dong.. karena negeri ini memiliki kawasan hutan tropis yang luas. tumbuhannya berdaun sepanjang tahun. fotosintesisnya lancar sehingga terus-menerus dapat menghasilkan oksigen dalam jumlah besar. jadi PBB mungkin merasa kalo lebih tepat utk mengadakan KTT di Bali.
    2. Kan para kepala negara bisa sekalian relaksasi di bali. he..😀
    itu menurut gw lho..
    ada yang mau menambahkan?

    @bedh
    oh, gitu ya? baru tahu gw..
    thx 4 the info..

    @gimbal
    wehehehe… lo kalah cepet, gim..😀
    wah, pelaku sejarah dong tetangga lo itu??
    *ngakak baca komen ke-2 gimbal..:mrgreen:

    @deet
    yaps..😀

    @brainstorm
    *ikutan ngakak😆

    sepertinya bumi memang udah lelah menanggung beban dosa manusia..

    sepertinya iya, bro..
    coba aja kita hitung berapa banyak kendaraan dan gedung bertingkat di bumi ini.
    kendaraan2 itu berlalu lalang di muka bumi. getarannya (mikroseismisitasnya) secara langsung bikin bumi ‘digetar2in’..
    lama2 digituin kan bumi lelah juga..😀
    *kabur

    @mbelgedez

    Kita sukak salah jadi gagap menyikapi issue tentang lingkungan.
    Bangsa besar itu telah memperkosa habis lingkungan dinegaranya, jugak di negara jajahannya.

    Kini mereka teriak-teriak tentang lingkungan,…😦

    sebenarnya tanpa merusak lingkungan kita juga gak akan bisa mengembangkan teknologi secara optimal, mbel..
    tapi setelah merusak mbok ya diperbaikin lagi.. tapi sayangnya umat manusia itu kelupaan.. merusak alam dan membiarkannya begitu aja..
    *sigh*

    @aprikot
    kemahalan kalo mau ngundang al gore..
    cukup nonton the inconvenient truth aja..:mrgreen:

    @paman goop
    iya, paman..
    *manggut2

    @nana
    hihihihi..
    bisa aja..:mrgreen:

  5. yap,,emg diadain di Indonesia krn kita merupakan salah satu negara dg potensi paling besar utk menyelamatkan dunia..tapi sayangnya kita juga sekaligus mrpk salah satu negara perusak lingkungan terbesar di dunia. jadi gimana nihh?? btw baca ttg bali gw jadi makin pengen ke lombok nih (kurang nyambung ya?)

  6. @kuchikuchi

    yap,,emg diadain di Indonesia krn kita merupakan salah satu negara dg potensi paling besar utk menyelamatkan dunia..tapi sayangnya kita juga sekaligus mrpk salah satu negara perusak lingkungan terbesar di dunia. jadi gimana nihh??

    iya. dan kenyataan itu sungguh menyedihkan..
    lebih baik kita mulai dari diri kita sendiri untuk menjaga lingkungan.
    dari yang kecil2 dulu.. seperti buang sampah pada tong sampah, mengurangi pemakaian kendaraan bermotor, dan hal2 kecil lainnya.
    nah, kalo banyak orang yang begitu, kan dampaknya lumayan besar, tuh..
    semoga perubahan iklim global ini tidak menghapuskan eksistensi manusia dari bumi ini,,
    amin.

    btw baca ttg bali gw jadi makin pengen ke lombok nih (kurang nyambung ya?)

    :mrgreen:
    iya, sambungaannya meleset dikit.
    tapi ke lombok kan cuma sekali nyebrang dari bali..
    he..

  7. Menjaga bumi tentu bukan berarti menjaga dari goyangan yaa mas heheh
    menjaga dengan mencinai lingkungan tidak mengotori dengan berbagai polutan yang merusak lapisan ozone.

    Bumi dan segala isinya mesti dijaga, demikian pula bumi dalam arti luas: ideologi dan Agama tetap dijaga dan tidak perlu dikotori dengan saling serang satu sama lain..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s