Don’t mess with another human being….

Setelah membaca ini, silakan anda menuduh saya sebagai… apapun lah. SARIP (suku, agama, ras, dan indeks prestasi) itu memang sesuatu yang sangat sensitif. Salah-salah ngomong  sedikit, satu kota bisa porak-poranda karena kerusuhan.

Isu kontemporer adalah agama. Islam “menganjing-babikan ” Yahudi. Amerika yang mayoritas Nasrani meneroriskan Islam. Gara-gara itu ratusan bahkan ribuan “tentara Tuhan” tewas.

Well, tidak satupun orang bisa memilih untuk “menjadi apa atau siapa” dia di dunia. Saya tidak bisa memilih untuk menjadi orang Inggris, anda tidak bisa meminta kepada tuhan untuk menjadi Beruang Kutub, kamu tidak bisa protes karena dilahirkan sebagai orang Indonesia. “Menjadi apa atau siapa” itu sudah ditentukan, sudah ditakdirkan. Lalu kenapa sekelompok orang masih saja membunuh orang lain hanya karena dia terlahir sebagai Muslim Palestina? Kenapa masih saja ada sekelompok orang yang mengebom kedutaan negara yang mayoritas rakyatnya Nasrani?

Sudahlah.. Heal the world, make it a better place
For you and for me and the entire human race
There are, people dying, if you care enough for the living
Make a better place, for you and for me….

Well, if you believe in destiny, just live your life. Don’t mess with another human being….

8 pemikiran pada “Don’t mess with another human being….

  1. Iya nih .. bos yang satu ini lama banget menghilang. Kalo ga berkunjung ke blog ane .. ane kagak ngarti kalo bos sudah mbalik ngeblog lagi hehehe🙂

    Yups .. begitulah maksud Sang Pencipta Manusia. Dia memberikan kita peran masing² untuk mengatur alam ini. Kita diberikan kebebasan untuk memilih. Dan Dia sudah menyiapkan kapling buat kita atas pilihan tersebut yaitu surga atau neraka🙂

    Jadi .. selama ini kemana aja?

  2. I don’t care if they killin each other. Mereka punya standar yang mereka rasa benar dan mereka memperjuangkan itu. well, it’s ok.

    yang saya nggak suka adalah orang-orang yang tidak ikut terlibat perang itu tapi ikut-ikutan menekan dan menjelek-jelekkan salah satu pihak yang berperang secara taklid buta hanya karena… rrrr… seagama ? dude, that’s inappropriate. Kita yang diluar perang itu hanya orang ketiga. Lebih baik diam saja atau ikut perang sekalian. Tapi jangan ikutan mengejek. Mind your own bussiness dude!!

    *diarak keliling kampung sama FPI dan instansi terkait*

  3. @Catra
    hehe..
    berkelana di dunia nyata..
    ane balik lagi dah!!

    @Erander
    nah, kalo dipikir-pikir lagi, salah satu tanda-tanda kekuasaan tuhan itu ya ini, bang: menciptakan manusia dengan ‘rupa’ yang berbeda-beda..
    cuma kalo menurut agama yang bisa melihat tanda-tanda kekuasaan tuhan itu cuma orang-orang yang bertaqwa ya, bang??
    krn sholat saya aja masih sering bolong, jadi ini bener2 tanda-tanda, atau cuma pikiran ngawur saya?? jadi bingung sendiri..

    beberapa bulan ini sibuk jalan-jalan, bang.. backpacking, naik gunung, nongkrong-nongkrong gak jelas di kampus, baca-baca buku, dll..
    bener2 kangen sama blogosphere.. sayang, banyak partner in crime saya yang udah ninggalin blognya..

    @Qzink666
    apa kabar, sob???? ayo kita meluluhlantakkan ranah perblogan lagi dengan posting2 gila… haha…
    jadi sebenernya mereka itu kaki tangan tuhan apa kaki tangan iblis sih?? jahahahaha!!!

    @Takodok
    ini apa lagi sih? ikut2an pake ‘Bos’!!
    he..
    hm.. udah nature manusia sih kaya gini.. paling bagus sih manusia bisa mengontrol jiwa kanibal dalam diri mereka..

    @junjungpurba
    dari dulu…

    @celo
    wah, udah gak misterius lagi nih.. hehe..
    itu yang saya masih bingung.. apatis kan juga gak baik..
    tapi kalo cuma supaya dibilang gak apatis seseorang ikut2an membela satu pihak, itu namanya munafik…
    lha, piye??

  4. helo teman minangku yg sesama scientist juga.. i really like the way u think. mungkin krn latar blkg mirip? hehe.. org2 yg sibuk ngeributin hidup orang laen apalagi sampe ngebunuh2 emg kynya perlu get a life, ASAP deh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s