Langkah (10): Hotel La Station

Tidak ada penginapan gratis yang lebih menarik dari stasiun kereta api. Di tempat ini berlalu-lalang orang dengan berbagai kepentingan dan tujuan. Mulai dari pekerja yang tinggal di kota sebelah sampai mbok-mbok yang saban waktu berjualan nasi ayam hangat di gerbong kereta.

sritanjung di madiunBukan di Gubeng atau Banyuwangi

Saya baru pernah bermalam di dua stasiun. Pertama stasiun Banyuwangi Baru di Banyuwangi, kedua stasiun Surabaya Gubeng di Surabaya yang panas.

Banyuwangi Baru ini bisa dikatakan lengang. Sepi, dingin, dan berangin. Setidaknya untuk malam hari. Mungkin karena stasiun ini adalah salahsatu yang terujung di Pulau Jawa. Tapi tenang, aman kok untuk bermalam. Tidak ada cafe mahal di sini, yang ada hanya kafetaria dengan menu mie rebus atau paling banter nasi goreng.

Meskipun begitu stasiun ini memegang peranan penting sebagai penghubung transportasi antara Jawa-Bali. Pelabuhan Ketapang hanya berjarak selemparan batu dari Banyuwangi Baru. Kalau tidak salah ada sebuah kereta tujuan Denpasar dari Surabaya. Memang belum ada jembatan yang menghubungkan Jawa-Bali. Kereta itu menyediakan bis untuk ke Denpasar. Jadi setelah turun dari kereta, penumpang dioper ke bis.

Lain padang lain belalang. Lain kota lain stasiunnya. Surabaya Gubeng berbeda dengan Banyuwangi Baru. Jika di Banyuwangi Baru adem, berangin, tanpa nyamuk, Gubeng lumayan panas, berangin, dan sarang nyamuk. Lotion penolak nyamuk menjadi barang penting jika ingin bermalam di sini. Apa? Pakai SB aja? Nggak cukup. Nyamuk di sini gigih dan haus darah.

surabaya gubengSurabaya Gubeng

Karena berlokasi di ibukota propinsi, stasiun ini lebih ramai dan hingar bingar. Ada beberapa cafe dan swalayan di sini. Hampir setiap saat kereta dari berbagai kelas lalu-lalang: ekonomi, bisnis, eksekutif, kereta barang, kereta minyak, sampai komuter berjarak tempuh pendek. Orangnya pun lebih majemuk.

Menginap di sini tidak gratis. Bayar Rp. 1000. Jadi, malam hari satpam stasiun akan berkeliling dan meminjam kartu identitasmu. Pagi-pagi kau bisa mengambilnya kembali dan menebusnya dengan selembar seribuan. Masalah ini peraturan atau tidak, saya kurang tahu.

Omong-omong, lagu “What a Wonderful World” akan lebih syahdu jika didengarkan di sebuah stasiun.

42 pemikiran pada “Langkah (10): Hotel La Station

  1. @zulhaq: iye, murah.:mrgreen:
    pas kereta ekonomi lewat, volumenya disetel paling kueenceng..
    *ngeyel*:mrgreen:

    @buwel: itu lho.. kakek Louis Armstrong. pasti ngerti..

    @a-chen: salut? gimana kalo ternyata masuk kantong pribadi? hehe..

  2. sepelempar batu oleh hulk kali ya🙂
    terus dirimu bisa apdet blog di mana, cak?
    mantabs nih…
    coba sekali-kali cerita tentang konflik yg terjadi di antara kawan2 saat memutuskan sesuatu yang urgen. barangkali bisa menjadi pembelajaran bagi pembaca. minimal tau prioritas pengambilan keputusannya.
    salam…

  3. nginap di stasiun? hmm… mengingatkan saya akan petualangan masa remaja dulu, ketika menjadi backpacker jalan-jalan seputar jateng-jatim di musim libur sekolah. dulu sih gak ada pake bayar-bayar ke satpam. barangkali sekarang satpamnya sudah mulai profesional, jadi kudu ditarik iuran, hehehe…😀

  4. Saya sebagai org Surabaya malu lho dgn Stasiun Gubeng, kondisinya bisa dibilang parah. Mustinya bisa di-manage lebih professional lagi, kan kalo nyaman bisa lebih banyak lagi penggunanya🙂

  5. Terima kasih atas kunjungannya.

    Aku jadi teringat jaman bekpeker dulu neh.🙂 Pernah tidur di stasiun, di emperan toko, di kursi pantai, di pelabuhan. Paling sering tidur di dalam kereta/bis berjalan, sengaja pilih jam malam, pagi-pagi sampai tempat tujuan tinggal mandi di pasar dan meneruskan petualangan.🙂

  6. Asem…
    Aku sudah mbatin, bro. Ini traveling koq nginep di hotel yang depannya ada ‘la’ nya, betapa nyamannya? ternyata la station. Ckekekekek… Inget masa lalu, pas masih SMP, suka nggelandang di stasiun. kadang naek gerbong barang sembunyi2 biar gratis. Begitu sampai rumah, mandi besar saking baunya wakakakak…

  7. Para Sahabat mari kita gunakan momentum PUASA RAMADHAN ini untuk mempersatukan RASA.. membentuk satu keluarga besar dalam persaudaraan ber dasarkan CINTA DAMAI DAN KASIH SAYANG.. menghampiri DIA.. menjadikan ALLAH sebagai SANG MAHA RAJA dalam diri.. menata diri.. meraih Fitrah Diri dalam Jiwa Tenang ..
    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

  8. hadddiirr….
    pagi2 gini… menyambangi sahabat untuk mencari kopi untuk bekal puasa nanti… sekaligus utk berucap terima kasih tak terhingga atas doa yang para sahabat berikan utk sahabatku yang sedang tergeletak lemah… terima kasih….

    hhmm… pengalaman sekali keliatannya neh…

    cu…

  9. Dah lama juga tidak menginap di stasiun [emang pernah gitu?]. Terakhir berangkat dari stasiun balapan solo jam 22.00 sementara teman harus menunggu lebih lama lagi sampai jam 02.00 ^_^

  10. Kalau tahu sampeyan tidur di emperan stasiun pasti tak datangi dan tak bawain kopi ama nasi pecel mas.
    Rumahku kan nggak jauh dari situ, naik becak hanya 25 ribu ha..ha..ha.
    Dimana-mana stasiun memang punya keunikan sendiri-sendiri.
    Persamaannya hanya satu, dekat rel kereta api semua.
    Salam hangat dari Surabaya.

  11. Bener-bener jejaka petualang…😛

    Coba di statsiun Pasar Turi, mungkin nyamuknya engga seganas di statsiun Gubeng… Hehe…

    cerita yg seru, jangan lupa bawa autan mas…🙂

  12. Hati hati copet, tapi bagi back packer, biasanya aman tuh, karena copet, todong biasanya paham nasib backpacker hehehe hanya saja kalo soal nyamuk mesti hati hati juga tuh…ayo semangat

    BTW, header saya bukan di SMPN 7 hehehe salah kan….

  13. Salam kenal sahabat

    Blog ini sangat bagus, tertata dengan apik, layout juga sudah mengarah ke blog profesional dan artikel – artikelnya juga sangat berkualitas

    Silahkan submit artikel anda di yebooo.com, buat artikel anda jadi lebih banyak diakses orang lain.

    Terima kasih banyak

  14. pernah saya di stasiun jogja dini hari, tidak untuk bermalam tapi untuk hunting foto. suasana sungguh sepi. tapi saya gak bisa bayangkan, emang di stasiun tidur dimana? kursi panjang itu?

  15. @bocahbancar: kalau gak salah stasiun Gubeng sama Wonokromo dilewatin kereta ke bandung deh..

    @vizon: hehe.. bisa jadi ya, da. atau justru kondisi ekonomi yang makin sulit yang memaksa satpam Gubeng itu menarik “biaya nginap” dari calon penumpang yang bermalam?

    @jiewa: harusnya sih begitu, bro. apalagi Gubeng ini letaknya di ibukota propinsi yang juga kota industri.. mudah2an lah ntar Gubeng jadi lebih yahud..😀

    @eka situmorang-sir: yoi, tante..😉

    @yessi: beneran mau diajak? harus sedia autan sekardus dulu lho..:mrgreen:

    @novel Bencana Jawa 2011: wow, keren..😀

    @den mas: yes, ketipu.:mrgreen:
    bener cuy. baunya minta ampun dan nempel di badan.:mrgreen:

    @marshmallow: hehe.. donor darah ke nyamuk ya, uni? gile aja.. pagi-pagi badan ini udah bentol semua.:mrgreen:
    ya, beginilah kehidupan malam di perjalanan..😦

    @odigusviyan: bilo-bilo lah yo.. hehe..
    masak ndak tau ang? bukannyo waang nan di Padang? aden memantau dari internet lo nyo.. tanggal 16 september.

    @diazhandsome: kalo di bandara mah enak.. nyaman. apalagi banyak pramugari cantik yang lalu lalang.. di stasiun kereta itu “hampa”, cuy..:mrgreen:

    @gwgw: yoi.. nomer 1!:mrgreen:

    @indo hijau: salam kenal juga..😀

    @domba garut!: iya bro.. dan jadi lebih melankolis. semua yang terlihat tiba-tiba jadi ada maknanya…:mrgreen:
    salam hangat juga dari Jogja!😀

    @kangboed: I love You full juga, kangboed!!!

    @perigitua: met pagi bro..

    @kupatahu28: met puasa juga..:mrgreen:

    @bang aswi: lumayan tuh. hehe..

    @pakdhe cholik: wah, pakdhe bisa aja. leluconnya masuk, pakdhe..:mrgreen:

    @casrudi: begitu ya, mas.:mrgreen: sayang sekali kereta saya gak lewat pasar turi..:mrgreen:

    @solarsedayu: salam kenal juga..:mrgreen:

    @eskopidantipi: iya. juga seribu.. tapi pipis kan bisa di semak2 bro..:mrgreen:

    @imoe: wah.. sayang sekali tebakan saya salah. jadi di mana tuh headernya?

    @yeboo: thx, planet orange. udah saya submit..:mrgreen:

    @norland: coba aja kapan-kapan bro..:mrgreen:

    @antown: tidur di mana? di bangku panjang bisa, tapi kurang nyaman. saya lebih suka nyari spot2 yang enak buat tidur..:mrgreen:

  16. hehe. eh, sampeyan memperhatikan ndak sih, kalo di seputaran stasiun di kota mana pun, biasanya ndak jauh dari situ ada kawasan lokalisasi. hotel-hotel murah yg juga biasa dipake utk esek-esek biasanya juga tumbuh subur di seputaran stasiun.

    ini ndak lepas dari sejarah, kang. stasiun yg menjadi salah satu pintu masuk suatu kota, selalu didampingi oleh kemunculan hotel-hotel. dan hotel-hotel ini bagai cahaya bagi laron-laron malam yg datang utk mencari kehangatan. he he he.

    ndak hanya stasiun sih, di kawasan terminal juga begitu, kok.

    tips dari aku kalo mau nginep di tempat umum, mending nginep di mushola. lebih aman dan relatif lebih bersih. juga akses ke air (kamar mandi) juga lebih mudah, kan?

    1. @zam: iya ya, kang. apa karena potensi untuk one night stand lebih besar di sekitar tempat2 seperti stasiun? fenomena ini keren nih kalo diangkat dalam tulisan.
      *menunggu mas zam menulisnya*:mrgreen:

      bener juga ya.. mending di musholla. tapi saya agak-agak “gimanaa gitu” sekarang kalo mau nginep di musholla.. soalnya waktu minta izin nginep di sebuah masjid di Kuta juli kemarin, saya ditolak mentah-mentah sama penjaganya. alasannya karena akhir-akhir ini banyak teroris. padahal muka saya kan bukan muka teroris.😦

      coba musholla stasiun pada buka 24 jam semua. bakalan penuh sama orang tuh tiap malam.:mrgreen:

  17. LOWONGAN KERJA SECURITY / SATPAM BAGI LULUSAN SD, SMP, STM, SMA, SMK, SMEA, TERBARU

    GOLDEN MILENIUM SECURITY, Bergerak di bidang jasa Pengamanan, yang bekerja sama dengan Mall, Hotel, Apartement, Bank, Rumah Sakit dan gedung perkantoran yang ada di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok dan Tanggerang.

    KETENTUAN YANG BERLAKU :

    01. Pengalaman kerja Satpam / Security tidak di Utamakan.
    02. Setelah dinyatakan lulus seleksi oleh Kami, maka calon anggota Satpam / Security langsung mengikuti pelatihan selama 1(satu) minggu dan langsung penempatan kerja.
    03. Selama pelatihan di sediakan Mess (tempat tinggal).
    04. Gaji yang akan diperoleh per bulan setelah bekerja adalah UMR DKI + Lemburan.
    05. Biaya administrasi sebesar Rp. 500.000 (dipotong dari gaji setelah bekerja).
    06. Biaya baju seragam, atribut Satpam / Security, pelatihan dan piagam sebesar Rp. 1.500.000 (dibayarkan di muka pada saat seleksi dengan mendapatkan tanda terima penerimaan kerja, uang akan di kembalikan saat itu juga apabila dalam ujian dinyatakan tidak lulus seleksi penerimaan anggota Satpam / Security).

    PERSYARATAN YANG HARUS DIPENUHI :

    01. Jenis kelamin Pria / Wanita.
    02. Membuat surat lamaran kerja beserta daftar riwayat hidup.
    03. Melampirkan Ijasah foto Copy (setelah bekerja yang asli di lampirkan).
    04. Pas Foto berwarna 4 X 6 sebanyak 4 lembar.
    05. Foto Copy KTP sebanyak 4 lembar.
    06. Foto Copy Surat Keterangan Kelakuan Baik dari kantor Polisi.
    07. Surat Keterangan Sehat dari Dokter / Puskesmas yang asli.
    08. Tinggi badan Pria 170 Cm, Wanita 160 Cm.
    09. Umur Maksimal Pria 38 Th, Wanita 25 Th.
    10. Meterai sebanyak 3 Buah.

    APABILA SEMUA PERSYARATAN DAN KETENTUAN
    TERPENUHI DI JAMIN LANGSUNG BEKERJA

    Lamaran Dapat Di kirimkan
    Melalui Pos ke :

    GOLDEN MILENIUM SECURITY
    Gedung Plasa Lippo (CIMB Niaga) Lt. 5
    Jl. Jend. Sudirman Kav. 25
    Jakarta – 12920

    Atau Lamaran Dapat Di kirimkan
    Melalui Email ke :

    (arie_golden@yahoo.com)

    Untuk Informasi
    Hubungi Sdr. Arie
    Telp : (021) 32228536
    HP : 0855-1029572
    0813-17926502
    (Mohon Maaf Kami Tidak Melayani SMS / Missed Calls)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s