Book: Negeri Van Oranje

Negeri Van Oranje

Pengarang : Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Nisa Riyadi, Rizki Pandu Permana

Editor : Gunawan B.S

Genre : Fiksi, Memoir, Travelogue

Penerbit : Bentang Pustaka

Tahun Terbit : 2009

Cetakan Ke-IV : Agustus 2009

Tebal Halaman: viii + 478 halaman

Agak telat mungkin untuk menulis review buku ini karena di sampulnya sudah tercetak label “Best Seller”. Oke. Buku ini menceritakan sepotong fragmen kehidupan lima orang mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negerinya Willem Van Oranje, Belanda, yang kebetulan bersinggungan selama beberapa waktu.

Bermula dari sebuah pertemuan tak terduga di stasiun kecil Amersfoort, Daus, Wicak, Banjar, Geri, dan Lintang kemudian menjalin persahabatan. Dipersatukan oleh rokok kretek, mereka yang berasal dari berbagai background kemudian berteman dan menjalani suka duka menjadi mahasiswa rantau bersama-sama.

Aagaban, begitu mereka menamai geng mereka. Persahabatan yang terjalin tentu saja tidak berjalan mulus. Selayak menapaki bersama jalan berbatu, suatu ketika timbul masalah besar dalam Aagaban. Lintang, cewek satu-satunya di geng, ditaksir Daus, Wicak, dan Banjar. Malangnya Lintang yang terobsesi menikah dengan pria Eropa ternyata menaruh hati pada Geri. Bagian-bagian akhir buku akan bercerita tentang ini dan akan terjawab siapa yang akan memenangkan hati Lintang.

Selain kisah percintaan di atas, novel ini juga mengungkapkan kegelisahan mahasiswa Indonesia di luar negeri (LN) tentang masa depannya; apakah akan kembali untuk membangun nusantara, atau menetap di Eropa, bekerja di sana untuk kemudian juga membantu membangun negeri dengan cara berbeda (dan mungkin lebih efektif).

Juga diceritakan petualangan mereka menyusuri beberapa negera Eropa. “Sepatu-sepatu ini kudu napak seantero benua Eropa, kagak sekadar bolak-balik kamar-perpus-ruang dosen aje!” Bunyi grafiti kecil di dekat rak sepatu Daus.

Sejalan cerita, para penulis, yang jumlahnya berempat, juga menyertakan sejumlah tips menarik; tentang cara mendapatkan beasiswa, mencari tempat tinggal di Belanda, bekerja paruh-waktu untuk mendapatkan tambahan jajan, dan tentu saja tips bepergian dengan murah di tanah Eropa.

Menurut saya yang paling menarik dari buku ini sebenarnya adalah latarnya, tempat kejadiannya, Belanda. Secara imajiner pembaca akan diajak menyambangi kota-kota di negeri kompeni; Amsterdam, Rotterdam, Den Haag, Utrecht, Wageningen, Leiden, dan lain-lain. Novel yang highly recommended. Terutama untuk anda yang terobsesi menuntut ilmu ke Eropa.[]

25 comments

  1. MUTZ · Januari 8, 2010

    wuidddddiiiih…
    seperti cerita buku *lupa judulnya* yg ada barcelona nya

    kayanya agak mirip

    jadi males beli ach..

    ^^

  2. nakjaDimande · Januari 8, 2010

    grafiti kecil di rak sepatu shige bunyinya apa yaaa..? “sepatu ini harus ikut backpackeran ke tanah suci?” 😀 Amiin.

  3. nDa · Januari 8, 2010

    punya bukunya tp blm sempet dibaca..:D

    @NakjaDimande: grafiti didekat rak sepatu bundo bunyi gimana ??? 😀

    • nakjaDimande · Januari 11, 2010

      Nda, yang di rak sepatu Bundo ada grafiti : bersihin dikit napa seehhh, ini lumpur keringnya ud tebel banget!

  4. radesya · Januari 8, 2010

    Wuaah.., kayaknya tepat sekali nih, kalau saja beasiswaku dikabulkan ^^

  5. Aulia · Januari 8, 2010

    kunjungan balik nih 🙂
    salam kenal mas 🙂

  6. alamendah · Januari 8, 2010

    Saya belum pernah baca ni buku. Thanks untuk resensinya singkatnya.

  7. Ly Antie · Januari 8, 2010

    Salam kenal juga.. 🙂 Btw, kamu backpaker kah? Dari buku di atas, sepertinya menarik, patut tuh dicoba. Menerapkan ilmu ‘gembel’ selama di negeri orang, cocok bagi yang punya jiwa petualang.

  8. alfarolamablawa · Januari 9, 2010

    waw…petualangan…i like this book…
    ga ada gratisannya Pak?
    hehehe

  9. KutuBacaBuku · Januari 9, 2010

    pernah lihat neh buku kayaknya di Gramed, cuma belum ngeh apa isinya. Wahhh, ternyata petualangan di Eropa yah, pasti seru2 banget, cari ahh … thx yah mas shige ^^

  10. vizon · Januari 9, 2010

    patut diperhitungkan untuk dibeli. sepertinya ini adalah bacaan yang penting untuk para petualang…

    oya, mau tau tulisan di rak sepatu saya?
    “jangan beli yang baru sebelum habis yang ini” 😉

  11. merry go round · Januari 9, 2010

    novel traveling paling bagus menurut saya…

    btw, blognya kereeenn…saya add ke list blog saya yaa.thanks 🙂

  12. raze · Januari 9, 2010

    perlu baca nih, soalnya saya juga pengen kuliah diluar negeri

  13. indra1082 · Januari 9, 2010

    nice referensinya… 🙂

  14. arsumba · Januari 9, 2010

    Resensi yang bagus mas… Bisa menarik pembaca tuk membelinya..
    Btw salam kenal ya.. Saya tunggu resensi2 selanjutnya..

  15. lokomotif · Januari 9, 2010

    wah keduluan di review bang shige 😆
    Buku nya emang mantabz… B-)

  16. marshmallow · Januari 9, 2010

    mau tau tulisan di rak sepatuku?

    “terserah pake yang mana, yang penting jangan nyeker.”

    buku bagus kayaknya. tapi buku antrianku masih banyak banget. hiks…

  17. Treante · Januari 9, 2010

    sayang bgt trnyata gery,,

    Tp overall,novel ini keren. Apalag! Deskripsiny jd meng!nspirasi org bwt brkunjung ke belanda 🙂

  18. ciput mardianto · Januari 9, 2010

    segala sesuatu yang dapat memberikan inspirasi pasti lah bagus untuk dibaca. Terutama jika ada niat untuk belajar ke luar negeri

  19. Joddie · Januari 10, 2010

    wew.. ceritanya keren juga yah.. tentang negeri belanda itu yg bikin gw tertarik.. hmmm masih ada gak yah di toko?

  20. imiL · Januari 13, 2010

    yups… nice book nih..
    buku yang bikin saya pengen kuliah lagi ke Luar Negeri.. 😀

    *sayangnya setiap kali buku ditutup saya jadi nyadara dengan kapasitas otak saia*

  21. Ria · Januari 14, 2010

    gw dah baca nih…dan memang keren!!! aku suka!!!
    endingnya tidak terduga euy 😛

  22. warani · Februari 4, 2010

    blog yang menarik, salam kenal

  23. hahn · Februari 9, 2010

    novelnya keren.. jadi pengen kuliah di belanda 😀

  24. lontongsayua · April 30, 2010

    buku a lo ko a!!!!!
    manyamak jo!!!!
    nciank!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s