Sepedaan Akhir Tahun

“Ayo maju, maju, maju,” seseorang berteriak tepat di samping kuping saya. Membuat saya sedikit meringis karena telinga saya ini tidak siap menerima pekikan keras macam itu. Saat itu malam tahun baru, sebentar lagi ratusan kembang api akan diluncurkan, dan saya masih terjebak macet di depan Gedung Agung.

Bawaan saya bukan kendaraan bermotor, hanya sepeda. Malam itu saya ikut rombongan “Jogja Hip Hop” Night Ride yang digagas Sego Segawe. Berangkatnya bareng dari Kantor Balai Kota Yogyakarta. Kalau tidak salah Bapak Walikota juga ikut mengayuh pedal sampai ke titik ahir di Kilometer Nol Yogyakarta.

Dari titik awal sampai ujung utara Jalan Malioboro acara ini berjalan dengan lancar. Rombongan mengayuh dengan santai, tidak perlu mengkhawatirkan kemacetan karena di depan sana Ford Ranger sudah mengamankan jalan.

Situasi berubah sedikit kacau ketika memasuki Jalan Malioboro. Rombongan mulai terpisah-pisah dan mencari jalan sendiri-sendiri karena Jalan Malioboro sudah dipenuh oleh ribuan motor. Walikota agaknya sudah tiba di Kilometer Nol, meninggalkan rombongannya yang masih kerepotan mencari jalan.

Kemudian di situlah saya. Duduk di atas sepeda, terjebak di antara kerumunan orang di depan Gedung Agung yang menanti-nanti kembang api. Kami semua terjebak secara harfiah, benar-benar tidak bisa jalan. “Maju, maju, maju,” seperti tak bosan-bosan pemuda di samping saya berkata demikian. Sementara itu kembang api sudah meletus-letus di atas sana.

Sore hari, sebelum night ride, saya dan kawan-kawan juga ikut Jogja Last Friday Ride #8 (JLFR #8). Untungnya ketika JLFR #8 Jalan Malioboro belum begitu macet. Rombongan bisa dengan santai mengayuh di Jalan Malioboro, tanpa hambatan berarti. Dan di Kilometer Nol semua bisa berkumpul dan secara resmi mengakhiri acara.[]

13 pemikiran pada “Sepedaan Akhir Tahun

  1. (Maaf) izin mengamankan PERTAMAX dulu. Boleh, kan?!
    Asyik bener acara sepedaannya. Kalau makin banyak yang terbiasa naik sepeda buat beraktifitas, tentunya makin baik buat bumi ini.

  2. @gibb: wow.. keren kk.😀 semoga bisa terus sepedaan. nggak perlulah alesan muluk2 buat mengurangi polusi, buat berolah raga aja udah cukup. biar perut gak cepet buncit kayak om-om senang. hehehe.😀

    @gerhanacoklat: masih dong.😀 baik, julie. kamu gimana?😀

    @mawi wijna: hehehe… awalnya sih saya pengen ke ratu boko sama temen2. liat kembang api dari ketinggian. tau2 satu per satu ngebatalin acara karena lebih milih berdua2an sama pacar masing-masing. :p

    makanya saya ke plan B. ikutan hip-hop night ride-nya sego segawe.😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s