Sekaten

Siang dan malam agaknya adalah frasa yang tepat untuk menggambarkan siang dan malam di Pasar Malam Sekaten. Begitu bertolak belakang.

71390008

Malam hari di sana begitu semarak dengan pendar cahaya lampu warna-warni dan hiruk-pikuk menusia. Sinar bulan seakan tidak diperlukan sebab cahaya buatan manusia sudah mampu menerangi tanah lapang Alun-Alun Utara.

71390010

Sementara di siang hari Alun-Alun Utara tampak sendu. Kios-kios sepi pengunjung. Wahana-wahana permainan bagai kendaraan yang sengaja ditelantarkan di tengah jalan akibat terjebak air bah.

71390011

Orang-orang yang bekerja di Pasar Malam menghabiskan waktu siang untuk beristirahat, mengisi tenaga yang akan dimanfaatkan dengan maksimal di malam hari nanti.

71390012

Putarlah musik latar The Good, The Bad, and The Ugly, kau akan dibawa ke masa koboy bersenjata masih berkeliaran di daratan Amerika. Di siang hari yang panas di Alun-Alun Utara, debu dari tanah yang terkikis kerap dibumbungkan angin, siap membuat batuk manusia yang tak waspada. Debu itu seperti manusia yang silih berganti menghampiri Sekaten. Pada akhirnya, yang bertahan adalah Sekaten itu sendiri.

71390006

6 pemikiran pada “Sekaten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s