Menyeberang ke Thailand

Tuk-tuk Kamboja agak beda dari yang beredar di Thailand. Alih-alih menyerupai bajaj, moda transportasi itu akan lebih tepat jika digambarkan sebagai versi lebih panjang dari delman-delman yang lalu-lalang di Pantai Parangtritis. Hanya saja, bukan kuda hidup yang menarik gerobaknya, tapi kuda Jepang.

Sasis gerobaknya tampak agak jauh dari kata solid. Viar atau Tossa masih lebih baik. Lewat jalan yang kurang mulus, gerobak tuk-tuk itu akan bergoyang heboh memproduksi bunyi yang mungkin saja bisa disalah kaprah sebagai suara kerincing logam di tepian tamborin.

Read More