Langkah (26): Bromo

Siapa yang tidak kenal Gunung Bromo. Bromo merupakan salahsatu lokasi wisata primadona di Jawa Timur. Banyak orang melewatkan hari-hari libur di sana, menikmati suguhan pemandangan menawan gunung aktif dan paparan pasir yang membentuk lautan. Saking indahnya, film “Camelia” bahkan pernah mengambil adegan di sana. Beruntungnya saya karena pada tanggal 20 – 24 Desember tahun ini diberi kesempatan lagi untuk menyambangi Bromo. Read More

Sumber Kencono dan The Amazing Race

Ada sebuah adegan yang menarik di The Amazing Race Season 1. Sewaktu para kontestan sedang berada di India. Nancy dan Emily, tim ibu dan anak, mengumpat-umpat ketika si supir taksi India terus menerus membunyikan klakson. Bahkan ketika jalanan sepi dan tidak ada satu kendaraan pun yang lewat atau memapas. “Tangannya nggak pernah lepas dari klakson,” ujar Emily dalam sesi wawancara. Read More

Langkah (24): Pagi di Ngadisari

Bromo

Ketika kami keluar dari penginapan pagi itu, matahari sudah menggantung tinggi di langit. Baru kali itu saya melihat langit sebiru dan sebersih ini.

Meskipun masih jam setengah tujuh pagi, kami harus buru-buru check out dari penginapan seharga 100 ribu semalam itu. Maklum lah. Tujuan utama perjalanan ini kan Read More

Pinarak

Mendung menggelayut di langit Pacitan bulan Mei. Sebuah lompatan yang tiba-tiba karena beberapa saat yang lalu matahari bersinar terik. Saya sedang membolak-balik console GPS sambil menunggu hasil pengukuran ketika hujan tiba-tiba turun. Lebat.

pacitan 1A Corner of Pacitan

Read More

Jangkrik

The Road

Anda pasti masih ingat kalau saya pernah bilang bahwa traveling itu menambah wawasan. Terutama wawasan geografis, sosial, dan budaya. Jangan harap pengetahuan itu datang begitu saja. Anda tetap harus  menggalinya sendiri. Bukan, Read More

Langkah (10): Hotel La Station

Tidak ada penginapan gratis yang lebih menarik dari stasiun kereta api. Di tempat ini berlalu-lalang orang dengan berbagai kepentingan dan tujuan. Mulai dari pekerja yang tinggal di kota sebelah sampai mbok-mbok yang saban waktu berjualan nasi ayam hangat di gerbong kereta.

sritanjung di madiunBukan di Gubeng atau Banyuwangi

Saya baru pernah bermalam di dua stasiun. Pertama stasiun Banyuwangi Baru di Banyuwangi, kedua stasiun Surabaya Gubeng di Surabaya yang panas. Read More

Langkah (9): Hari Merdeka

Didikan ekskul Paskibra membuat saya terbiasa mengkuti upacara 17 Agustus dengan khidmat. Tak perlulah saya mencari alasan “muluk-muluk”, saya upacara dengan tertib karena menghargai pelaksana upacara. Nggak mudah lho mengibarkan bendera dengan benar di depan ratusan orang.

merah_putih

Makanya Read More

Langkah (8): Berleha-leha di Segara Anakan

Laguna Segara Anakan Pulau Sempu ini mirip dengan laguna Ko Phi Phi Island yang di Thailand. Itu lho, tempat syuting film The Beach. Dari teluk semut, tempat kapal bermesin tempel menurunkan penumpang, perjalanan ke Segara Anakan akan menghabiskan waktu sekitar 45 menit. Jangan keliru memilih trek. Salah-salah kau bisa nyasar dan menginap di hutan penuh celeng semalaman. Pilihlah jalan yang paling barat, paling jelas, dan paling lebar. Read More

Langkah (7): Sampah di Mana-Mana

Membuang sampah pada tempatnya tampaknya belum begitu membudaya dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Tabiat tidak bertanggungjawab ini tidak cuma merasuki rakyat kecil, petinggi-petinggi pun juga belum insyaf. Eits, jangan sewot dulu. Ini pandangan secara umum. Saya yakin di luar sana banyak juga orang yang selalu membuang sampah di “tempat yang benar”.

Saya menyadari ini ketika menumpang kereta api (KA) dari Jogja ke Surabaya beberapa hari yang lalu, dalam perjalanan ke Pulau Sempu. Di sisi kiri-kanan sepanjang rel saya melihat sampah bekas bungkus makanan bertebaran. Siapa lagi yang membuangnya kalau bukan para penumpang KA. Read More